Menteri LH Komitmen Wujudkan Indonesia Jadi Pusat Inovasi Restorasi Gambut
Jum'at, 24 Oktober 2025 - 14:11 WIB
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menegaskan komitmen Indonesia sebagai pemimpin global dalam aksi iklim. Termasuk dalam melakukan restorasi ekosistem gambut tropis. Foto/SindoNews
JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menegaskan komitmen Indonesia sebagai pemimpin global dalam aksi iklim. Termasuk dalam melakukan restorasi ekosistem gambut tropis.
Hal itu Hanif sampaikan dalam AsiaFlux Conference 2025 di Riau pada Rabu, 22 Oktober 2025. “Restorasi gambut bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan fondasi ketahanan iklim nasional,” ujarnya dalam keteranga resmi, Kamis (23/10/2025).
“Keberhasilan restorasi lahir ketika ilmu pengetahuan berpadu dengan kearifan lokal—ketika masyarakat bukan hanya penerima manfaat, tetapi pengelola ekosistemnya.” tambahnya.
Baca juga: Cegah Karhutla, KLH Targetkan 800 Desa Mandiri Peduli Gambut di Indonesia
Selama satu dekade terakhir, Indonesia telah merehabilitasi lebih dari 24,6 juta hektare lahan, termasuk 4,16 juta hektare ekosistem gambut yang dibasahi kembali. Pemerintah juga telah membangun 45 ribu sekat kanal dan menanam kembali berbagai spesies asli seperti jelutung, ramin, dan balangeran.
Hal itu Hanif sampaikan dalam AsiaFlux Conference 2025 di Riau pada Rabu, 22 Oktober 2025. “Restorasi gambut bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan fondasi ketahanan iklim nasional,” ujarnya dalam keteranga resmi, Kamis (23/10/2025).
“Keberhasilan restorasi lahir ketika ilmu pengetahuan berpadu dengan kearifan lokal—ketika masyarakat bukan hanya penerima manfaat, tetapi pengelola ekosistemnya.” tambahnya.
Baca juga: Cegah Karhutla, KLH Targetkan 800 Desa Mandiri Peduli Gambut di Indonesia
Selama satu dekade terakhir, Indonesia telah merehabilitasi lebih dari 24,6 juta hektare lahan, termasuk 4,16 juta hektare ekosistem gambut yang dibasahi kembali. Pemerintah juga telah membangun 45 ribu sekat kanal dan menanam kembali berbagai spesies asli seperti jelutung, ramin, dan balangeran.
Lihat Juga :