Menkop Ferry Buka Munas dan Silatnas 2025 Perhimpunan BMT Indonesia

Rabu, 15 Oktober 2025 - 20:41 WIB
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan pentingnya koperasi menyesuaikan diri dengan perubahan zaman agar tetap relevan dan berdaya saing. "Indonesia Emas 2045 bukan visi makro negara, tapi arah kolektif seluruh kekuatan sosial ekonomi bangsa. Koperasi harus mampu menafsirkan kembali dirinya di tengah dunia yang berubah," ujar Sultan.

Sultan menambahkan, nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial perlu diterjemahkan dalam sistem yang efisien dan akuntabel. "Ini hal yang strategis," tegasnya.

Dia juga memberikan apresiasi terhadap kiprah BMT sebagai bagian dari gerakan ekonomi rakyat yang berakar kuat di masyarakat. "BMT bukan hanya wujud koperasi, tapi juga simbol kesadaran bahwa ekonomi rakyat perlu dikelola dengan nilai sekaligus dengan disiplin institusi," ujarnya.

Sultan berharap hasil Munas PBMT 2025 dapat melahirkan keputusan visioner untuk memperkuat ekonomi rakyat yang inklusif dan berdaya saing. "Semoga Munas ini melahirkan keputusan-keputusan visioner, menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang kredibel, inklusif, dan berdaya saing," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!