Isu Jokowi Minta Presiden Prabowo Pertahankan Kapolri Dinilai Tak Berdasar

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 19:23 WIB
Isu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) minta Presiden Prabowo Subianto mempertahankan Kapolri dinilai tak berdasar. Foto/SindoNews
JAKARTA - Isu Presiden ke-7 Joko Widodo ( Jokowi ) meminta Presiden Prabowo Subianto mempertahankan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dinilai tak berdasar. Tudingan tersebut muncul usai Jokowimenyambangi Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara, pada 4 Oktober 2025.

"Anggakan bahwa Jokowi meminta Prabowo untuk mempertahankan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo demi mengamankan pintu terakhir di tengah berbagai kasus yang dihadapinya adalah tuduhan yang tidak memiliki dasar fakta, lebih menyerupai narasi insinuatif yang mengaburkan logika politik dan hukum negara," kata Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi, Sabtu (11/10/2025).



Menurut Haidar, dalam negara demokrasi yang berlandaskan konstitusi, penunjukan dan pemberhentian Kapolri bukan produk barter politik, tetapi mekanisme formal yang melewati pertimbangan institusional dan etika pemerintahan.

Baca juga: Membaca Tujuan Jokowi Bertamu ke Kertanegara Bertemu Prabowo 4 Mata
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!