Perkuat Ekosistem JKN, BPJS Kesehatan Gandeng Mahasiswa Jadi Agen Penggerak

Jum'at, 10 Oktober 2025 - 22:02 WIB
Ghufron menambahkan, pada Aplikasi Mobile JKN terdapat fitur antrean online yang memudahkan peserta mendapatkan nomor antrean di fasilitas kesehatan tanpa harus antre lama, lalu ada fitur Skrining Riwayat Kesehatan, i-Care JKN, dan BUGAR untuk memantau aktivitas fisik.

Selain itu, peserta juga dapat mengakses layanan tanpa harus datang ke kantor melalui Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165, serta BPJS Kesehatan Care Center 165.

“BPJS Kesehatan juga memiliki big data yang dapat dimanfaatkan akademisi, peneliti, dan masyarakat untuk penelitian serta kebijakan berbasis bukti. Dengan demikian dapat menjadi ruang berbagi masukan, pengalaman, dan strategi implementasi terkait pelaksanaan Program JKN, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik,” ujar Ghufron.

Di tingkat global, keberhasilan JKN juga membawa nama Indonesia ke panggung dunia. BPJS Kesehatan meraih 10 penghargaan dalam ajang International Social Security Association (ISSA) Good Practice Award 2024.

Ghufron menuturkan, BPJS Kesehatan menjadi rujukan bagi lembaga internasional seperti World Bank, perguruan tinggi luar negeri, bahkan menghadiri forum resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memperkenalkan program JKN.

“Dengan sinergi antara BPJS Kesehatan dengan civitas academica, peran mahasiswa sebagai agen sosial diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan kesehatan. Selain itu juga langkah nyata untuk membangun generasi sehat dan berdaya saing tinggi," tutur Ghufron.

Mahasiswa Jadi Agen Sosial

Mewakili Wali Kota Surakarta, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta Retno Erawati Wulandari, menilai kehadiran program JKN sejalan dengan semangat Kota Surakarta sebagai kota yang berpendidikan dan sehat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!