Peringati Hari Maritim Internasional, ORCA Soroti Masalah Laut Global
Kamis, 25 September 2025 - 19:06 WIB
3. Kelola polusi dari hulu ke hilir. Kurangi plastik sekali pakai, wajibkan pemilahan– pengangkutan–fasilitas olah (MRF/TPA), sediakan fasilitas penerima sampah di pelabuhan, dan siapkan protokol musim arus untuk sampah kiriman lintas negara.
4. Perlindungan sosial-ekonomi nelayan. Pastikan akses, keadilan usaha, dan benefitsharing; lindungi nelayan tradisional dari persaingan tak sehat dan praktik ilegal.
5. Perkuat tata ruang & moratorium di area sensitif. Tertibkan aktivitas berisiko tinggi (termasuk tambang pasir di habitat kritis), tegakkan izin dan audit lingkungan yang transparan.
6. Danai pengelolaan jangka panjang. Tutup finance gap melalui dana abadi kawasan lindung, blended finance, dan teknologi pemantauan (VMS/AIS/remote sensing) untuk penegakan yang efektif.
Menuju Indonesia Emas: Menata Laut sebagai Fondasi
• Ketahanan pangan. Ekosistem sehat = stok ikan pulih = akses protein laut terjaga.
• Iklim & ketangguhan pesisir. Mangrove/lamun menyerap karbon, meredam gelombang, dan melindungi permukiman.
• Pariwisata bahari berkualitas. Kawasan terlindungi meningkatkan nilai destinasi dan lapangan kerja layak.
• Daya saing global. Tata kelola yang bersih dan berbasis data menarik investasi hijau/biru.
“Jika Indonesia Emas adalah tujuan, maka laut yang tertata adalah jalannya. 30×30 bukan sekadar angka, ini strategi pembangunan yang menyatukan konservasi, kesejahteraan, dan ketangguhan iklim,” tegas Aishah Gray, Direktur Dernas (Dermaga Nasional) ORCA.
4. Perlindungan sosial-ekonomi nelayan. Pastikan akses, keadilan usaha, dan benefitsharing; lindungi nelayan tradisional dari persaingan tak sehat dan praktik ilegal.
5. Perkuat tata ruang & moratorium di area sensitif. Tertibkan aktivitas berisiko tinggi (termasuk tambang pasir di habitat kritis), tegakkan izin dan audit lingkungan yang transparan.
6. Danai pengelolaan jangka panjang. Tutup finance gap melalui dana abadi kawasan lindung, blended finance, dan teknologi pemantauan (VMS/AIS/remote sensing) untuk penegakan yang efektif.
Menuju Indonesia Emas: Menata Laut sebagai Fondasi
• Ketahanan pangan. Ekosistem sehat = stok ikan pulih = akses protein laut terjaga.
• Iklim & ketangguhan pesisir. Mangrove/lamun menyerap karbon, meredam gelombang, dan melindungi permukiman.
• Pariwisata bahari berkualitas. Kawasan terlindungi meningkatkan nilai destinasi dan lapangan kerja layak.
• Daya saing global. Tata kelola yang bersih dan berbasis data menarik investasi hijau/biru.
“Jika Indonesia Emas adalah tujuan, maka laut yang tertata adalah jalannya. 30×30 bukan sekadar angka, ini strategi pembangunan yang menyatukan konservasi, kesejahteraan, dan ketangguhan iklim,” tegas Aishah Gray, Direktur Dernas (Dermaga Nasional) ORCA.
(rca)
Lihat Juga :