DPD Matangkan Penanaman Bibit Jagung di Papua Tengah, Yorrys: Langkah Strategis Dukung Asta Cita
Jum'at, 19 September 2025 - 09:09 WIB
DPD RI mematangkan Program Senator Peduli Ketahanan Pangan dengan mempersiapkan kegiatan penanaman bibit jagung, di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Hal itu disampaikan anggota DPD RI Yorrys Raweyai. Foto/Istimewa
MIMIKA - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mematangkan Program 'Senator Peduli Ketahanan Pangan' dengan mempersiapkan kegiatan penanaman bibit jagung, di Kabupaten Mimika, Papua Tengah . Selain Papua Tengah, tiga provinsi lainnya sebagai pionir juga bergerak yaitu Bengkulu, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur.
"Agenda ini merupakan langkah strategis DPD RI dalam mendukung program prioritas Asta Cita Pemerintah 2025–2029 di bidang ketahanan pangan khususnya di Papua Tengah," ujar anggota DPD RI Yorrys Raweyai saat memimpin rapat persiapan di Mimika, Papua Tengah, Kamis (18/9/2025).
Yorrys menerangkan alasan mengapa DPD RI memilih Papua Tengah sebagai salah satu wilayah percontohan. Menurutnya, Papua Tengah memiliki potensi pertanian yang besar sekaligus menghadapi tantangan akses logistik dan infrastruktur.
"Program penanaman jagung ini bukan hanya simbol, tetapi langkah nyata DPD RI bersama pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas lahan, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Papua Tengah."
"Agenda ini merupakan langkah strategis DPD RI dalam mendukung program prioritas Asta Cita Pemerintah 2025–2029 di bidang ketahanan pangan khususnya di Papua Tengah," ujar anggota DPD RI Yorrys Raweyai saat memimpin rapat persiapan di Mimika, Papua Tengah, Kamis (18/9/2025).
Yorrys menerangkan alasan mengapa DPD RI memilih Papua Tengah sebagai salah satu wilayah percontohan. Menurutnya, Papua Tengah memiliki potensi pertanian yang besar sekaligus menghadapi tantangan akses logistik dan infrastruktur.
"Program penanaman jagung ini bukan hanya simbol, tetapi langkah nyata DPD RI bersama pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas lahan, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Papua Tengah."
Lihat Juga :