BNPT Ajak Tokoh Agama Jadikan Keberagaman Benteng Lawan Radikalisme
Selasa, 16 September 2025 - 22:15 WIB
Karena itu, kata Irfan, dialog lintas agama seperti yang digelar BNPT ini penting untuk menghancurkan sekat-sekat prasangka. "Kita perlu memperkuat hubungan, menyatukan hati, dan membangun rasa percaya. Inilah cara paling ampuh melawan propaganda radikal," katanya.
Ia menegaskan, Indonesia adalah rumah besar bagi semua keyakinan. Perbedaan bukan untuk diseragamkan, melainkan dijalani sebagai anugerah. "Al-Qur'an jelas menyebut manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling mengenal, bukan saling curiga. Semua agama pun menekankan cinta kasih, perdamaian, dan keadilan," kata Guru Besar UIN Alauddin Makassar itu.
Anggota Komisi XIII DPR Hamid Noor Yasin yang turut hadir menyebut keamanan, ketenteraman, dan kesejahteraan sebagai syarat dasar kebahagiaan bangsa. Menurutnya, melawan terorisme dan menghapus kemiskinan harus menjadi tanggung jawab bersama.
"BNPT punya peran, tapi ini bukan hanya tugas BNPT. Semua elemen bangsa harus berkolaborasi," katanya.
Ia menegaskan, Indonesia adalah rumah besar bagi semua keyakinan. Perbedaan bukan untuk diseragamkan, melainkan dijalani sebagai anugerah. "Al-Qur'an jelas menyebut manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling mengenal, bukan saling curiga. Semua agama pun menekankan cinta kasih, perdamaian, dan keadilan," kata Guru Besar UIN Alauddin Makassar itu.
Anggota Komisi XIII DPR Hamid Noor Yasin yang turut hadir menyebut keamanan, ketenteraman, dan kesejahteraan sebagai syarat dasar kebahagiaan bangsa. Menurutnya, melawan terorisme dan menghapus kemiskinan harus menjadi tanggung jawab bersama.
"BNPT punya peran, tapi ini bukan hanya tugas BNPT. Semua elemen bangsa harus berkolaborasi," katanya.
(abd)
Lihat Juga :