Gatot Nurmantyo Masuk Bursa Calon Menko Polkam, Untungkan Prabowo karena Bermasalah dengan Jokowi
Sabtu, 13 September 2025 - 23:45 WIB
Hanya saja, kata dia, hubungan Gatot Nurmantyo dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bermasalah. Sebab karena Gatot Nurmantyo dicopot sebelum waktu pensiunnya tiba.
”Apalagi kemudian kalau melihat pomeo politik, musuhmu adalah kawan ku, maka Gatot berseberangan dengan Jokowi dan bagi Prabowo ya menguntungkan. Tapi untuk menjadi Menko Polkam tidak ya,” katanya.
Dia memprediksi, Prabowo kemungkinan akan memilih lingkaran terdekatnya untuk menduduki jabatan Menko Polkam, sementara Gatot Nurmantyo bukan bagian dari timnya pada saat Pilpres 2024. Posisi Gatot Nurmantyo tidak menunjukkan keberpihakannya pada siapa pun. Walaupun ada kecenderungan ke Anies Baswedan.
Baca juga: Gatot Nurmantyo Dikabarkan Masuk Bursa Calon Menko Polkam, Bagaimana Peluangnya?
“Saya kira Prabowo tidak akan menjadikan Gatot Nurmantyo sebagai Menko Polkam apalagi Gatot dianggap tidak berkeringat. Prabowo sempat megnatakan, kalau bisa orang yang berkeringat masuk di dalamnya. Kalau Gatot bukan timnya ya tentu kecil kemungkinan dia akan menjadi Menko Polkam,” tegasnya.
”Apalagi kemudian kalau melihat pomeo politik, musuhmu adalah kawan ku, maka Gatot berseberangan dengan Jokowi dan bagi Prabowo ya menguntungkan. Tapi untuk menjadi Menko Polkam tidak ya,” katanya.
Dia memprediksi, Prabowo kemungkinan akan memilih lingkaran terdekatnya untuk menduduki jabatan Menko Polkam, sementara Gatot Nurmantyo bukan bagian dari timnya pada saat Pilpres 2024. Posisi Gatot Nurmantyo tidak menunjukkan keberpihakannya pada siapa pun. Walaupun ada kecenderungan ke Anies Baswedan.
Baca juga: Gatot Nurmantyo Dikabarkan Masuk Bursa Calon Menko Polkam, Bagaimana Peluangnya?
“Saya kira Prabowo tidak akan menjadikan Gatot Nurmantyo sebagai Menko Polkam apalagi Gatot dianggap tidak berkeringat. Prabowo sempat megnatakan, kalau bisa orang yang berkeringat masuk di dalamnya. Kalau Gatot bukan timnya ya tentu kecil kemungkinan dia akan menjadi Menko Polkam,” tegasnya.
Lihat Juga :