Pertemuan Prabowo-Ulama Diharapkan Redakan Eskalasi Politik dan Sosial yang Memanas

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 23:58 WIB
Kombinasi negara dan ulama inilah yang dapat menjadi penopang persatuan. Negara hadir dengan kebijakan, ulama hadir dengan keteladanan moral.

"Jika keduanya benar-benar berjalan seiring, gejolak di jalanan bisa teredam tanpa kehilangan ruang demokrasi. Rakyat akan merasa didengar, bukan ditundukkan. Dalam kondisi seperti sekarang, itulah keseimbangan yang paling dibutuhkan," tegasnya.

Pertemuan Presiden dan ulama ini bisa menjadi titik balik penting jika dilanjutkan dengan langkah nyata. Inilah momentum untuk membangun sinergi baru yakni, negara yang tegas namun peka, dan ulama yang menyejukkan. Persatuan tidak bisa hanya digemakan, ia harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Sejarah bangsa selalu membuktikan, persatuan yang dibangun di atas kesungguhan akan melahirkan energi besar bagi peradaban. Pertemuan Presiden dan ulama hanyalah awal dari perjalanan panjang itu. Rakyat kini menunggu kebijakan yang menyejahterakan,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!