Ferry Kurnia Perindo: Tragedi Meninggalnya Driver Ojol di Jakarta Cermin Luka Sosial dan Arogansi Pejabat

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:58 WIB
"Ketidakadilan ini diperparah dengan komunikasi publik yang arogan dan minim empati. Ketika aspirasi rakyat dianggap premanisme atau ucapan orang tolol, hal itu menunjukkan betapa jauhnya para pejabat dari realitas," tegas Ferry.

"Sikap ini bukan hanya merendahkan, tetapi juga memicu kemarahan yang pada akhirnya dapat berujung pada kekerasan," lanjutnya.

Selain itu, Ferry juga menyoroti tindakan aparat kepolisian yang dinilai berlebihan. "Kekuatan negara seharusnya digunakan untuk melindungi, bukan untuk melukai atau bahkan merenggut nyawa warga sipil," katanya.

Ferry menekankan bahwa tragedi ini adalah pengingat keras bagi semua pihak. Rakyat turun ke jalan bukan untuk membuat kericuhan melainkan menuntut keadilan dan kesetaraan.

Dia berharap kematian Affan Kurniawan dapat menjadi titik balik bagi para pemangku jabatan untuk membuka mata hati, mengakhiri kesombongan, dan mulai mendengarkan suara rakyat yang selama ini mereka abaikan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!