Ferry Kurnia Perindo: Tragedi Meninggalnya Driver Ojol di Jakarta Cermin Luka Sosial dan Arogansi Pejabat

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:58 WIB
loading...
Ferry Kurnia Perindo:...
Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah merespons duka atas meninggalnya driver ojol Affan Kurniawan. Affan adalah korban dilindas mobil rantis di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025). Foto: Sindonews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo sekaligus mantan Komisioner KPU RI Ferry Kurnia Rizkiyansyah merespons duka atas meninggalnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan. Affan adalah korban dilindas mobil rantis di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Dia menyampaikan belasungkawa dan menyebut tragedi ini sebagai cermin dari luka sosial yang sudah lama ada. "Dalam duka yang mendalam atas meninggalnya saudara kita, Affan Kurniawan, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan," ujar Ferry di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

Baca juga: Ketua DPR Kawal Kasus Kematian Driver Ojol Affan Kurniawan hingga Tuntas

Kejadian ini perlu diikuti dengan langkah refleksi. "Tragedi ini bukan hanya peristiwa kecelakaan melainkan cermin dari luka sosial yang selama ini membusuk di tengah-tengah kita," katanya.

Kang Ferry, sapaan akrabnya, menilai kemarahan dan kegelisahan publik adalah respons yang sangat wajar. Ada jurang lebar antara kehidupan para pejabat dan kenyataan pahit yang dihadapi rakyat.

Dia menyoroti ironi anggota dewan yang mudahnya membicarakan kenaikan tunjangan, sementara rakyat harus berjuang keras hanya untuk menyambung hidup.

"Ketidakadilan ini diperparah dengan komunikasi publik yang arogan dan minim empati. Ketika aspirasi rakyat dianggap premanisme atau ucapan orang tolol, hal itu menunjukkan betapa jauhnya para pejabat dari realitas," tegas Ferry.

"Sikap ini bukan hanya merendahkan, tetapi juga memicu kemarahan yang pada akhirnya dapat berujung pada kekerasan," lanjutnya.

Selain itu, Ferry juga menyoroti tindakan aparat kepolisian yang dinilai berlebihan. "Kekuatan negara seharusnya digunakan untuk melindungi, bukan untuk melukai atau bahkan merenggut nyawa warga sipil," katanya.

Ferry menekankan bahwa tragedi ini adalah pengingat keras bagi semua pihak. Rakyat turun ke jalan bukan untuk membuat kericuhan melainkan menuntut keadilan dan kesetaraan.

Dia berharap kematian Affan Kurniawan dapat menjadi titik balik bagi para pemangku jabatan untuk membuka mata hati, mengakhiri kesombongan, dan mulai mendengarkan suara rakyat yang selama ini mereka abaikan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Rekomendasi
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Berita Terkini
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved