HUT ke-80 RI, Kartika Soekarno Foundation Komitmen Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
Selasa, 19 Agustus 2025 - 08:04 WIB
Pengalaman pribadi Kartika yang tumbuh dengan warisan sejarah kompleks ayahnya yang seorang proklamator, sementara suaminya berkebangsaan Belanda ini membentuk perspektif unik yayasan ini. "Kami percaya bahwa memahami sejarah secara jujur adalah dasar untuk membangun masa depan yang lebih baik," katanya.
Kartika Soekarno menyebut kemerdekaan bukan hanya tentang bebas dari penjajahan fisik, tetapi juga dari belenggu ketidaktahuan dan ketidakadilan.
Baca juga: Yayasan Kartika Soekarno Kembangkan PAUD dan Posyandu di Songan Kintamani
“Perjuangan ayah saya dan para pahlawan kita akan sia-sia jika kita masih melihat anak-anak Indonesia menderita gizi buruk atau perempuan tidak mendapatkan hak kesehatan yang layak,” katanya.
Untuk itu, KSF berkomitmen terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi internasional, untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan berkeadilan. "Ini adalah revolusi kita yang belum selesai," kata Kartika.
Kartika Soekarno menyebut kemerdekaan bukan hanya tentang bebas dari penjajahan fisik, tetapi juga dari belenggu ketidaktahuan dan ketidakadilan.
Baca juga: Yayasan Kartika Soekarno Kembangkan PAUD dan Posyandu di Songan Kintamani
“Perjuangan ayah saya dan para pahlawan kita akan sia-sia jika kita masih melihat anak-anak Indonesia menderita gizi buruk atau perempuan tidak mendapatkan hak kesehatan yang layak,” katanya.
Untuk itu, KSF berkomitmen terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi internasional, untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan berkeadilan. "Ini adalah revolusi kita yang belum selesai," kata Kartika.
Lihat Juga :