Hikmah Bupati Pati Sudewo Didemo Besar-besaran, Komisi II DPR: Kepala Daerah dan Rakyat Jangan Berjarak
Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:31 WIB
Legislator dari Fraksi Nasdem ini juga menilai, unjuk rasa itu merupakan cara rakyat untuk meluapkan ekspresinya. Terlebih, masyarakat tak bisa menyampaikan aspirasi melalui institusi negara.
"Aksi-aksi demonstrasi dan seterusnya itu kan adalah luapan dari cara rakyat karena dia tidak bisa menyampaikan melalui institusi-institusi yang normal, kanalisasi pendapat yang normal," ujar Rifqi.
Warga Pati menggelar unjuk rasa untuk menuntut Bupati Pati Sudewo turun dari jabatannya. Unjuk rasa dipicu kebijakan Sudewo yang menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250%. Meski Sudewo telah membatalkan kenaikan PBB-P2 tersebut serta meminta maaf, warga Pati tetap turun ke jalan.
Unjuk rasa pun pecah, Rabu (13/8/2025). Bahkan, DPRD Kabupaten Pati sepakat menggunakan hak angket terkait pemakzulan Sudewo. Beberapa fraksi disebut telah menyetujui pengguliran hak angket tersebut.
"Aksi-aksi demonstrasi dan seterusnya itu kan adalah luapan dari cara rakyat karena dia tidak bisa menyampaikan melalui institusi-institusi yang normal, kanalisasi pendapat yang normal," ujar Rifqi.
Warga Pati menggelar unjuk rasa untuk menuntut Bupati Pati Sudewo turun dari jabatannya. Unjuk rasa dipicu kebijakan Sudewo yang menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250%. Meski Sudewo telah membatalkan kenaikan PBB-P2 tersebut serta meminta maaf, warga Pati tetap turun ke jalan.
Unjuk rasa pun pecah, Rabu (13/8/2025). Bahkan, DPRD Kabupaten Pati sepakat menggunakan hak angket terkait pemakzulan Sudewo. Beberapa fraksi disebut telah menyetujui pengguliran hak angket tersebut.
(zik)
Lihat Juga :