Angka positif COVID-19 Melonjak, DPR Akan Batasi Peserta Rapat 20% dari Kapasitas
Kamis, 10 September 2020 - 10:58 WIB
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan dengan melihat banyaknya kasus terkonfirmasi COVID-19 di DPR, tentu pihaknya akan melakukan pembatasan peserta rapat. Baik dari pimpinan dan anggota komisi yang hadir maupun dari mitra kerja K/L beserta staf dan jajarannya.
“Kita akan membuat protokol COVID-19 yang lebih ketat dan juga TA (tenaga ahli) kita akan mempekerjakan dari rumah. Untuk selanjutnya selain protokol COVID-19 tindakan pencegahan lain akan kita keluarkan peraturan resminya hari Jumat,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2020).
Dasco menjelaskan, pihaknya juga membicarakan perihal ini di internal Pimpinan DPR dengan mendengarkan masukan dari komisi-komisi dan juga fraksi-fraksi. Karena sedang ada pembahasan RKA K/L sehingga, akan dilakukan pembatasan peserta dalam setiap rapat. (Baca juga: DKI Jakarta PSBB, Menpan RB: Instansi Pemerintah Berlakukan WFH Full)
“Jadi nanti TA dirumahkan (bekerja di rumah), yang hadir di DPR itu sangat-sangat terbatas, mungkin hanya ya 20%-an aja dari kapasitas atau anggota yang ada di Komisi,” ujar politikus Partai Gerindra itu.
“Kita akan membuat protokol COVID-19 yang lebih ketat dan juga TA (tenaga ahli) kita akan mempekerjakan dari rumah. Untuk selanjutnya selain protokol COVID-19 tindakan pencegahan lain akan kita keluarkan peraturan resminya hari Jumat,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2020).
Dasco menjelaskan, pihaknya juga membicarakan perihal ini di internal Pimpinan DPR dengan mendengarkan masukan dari komisi-komisi dan juga fraksi-fraksi. Karena sedang ada pembahasan RKA K/L sehingga, akan dilakukan pembatasan peserta dalam setiap rapat. (Baca juga: DKI Jakarta PSBB, Menpan RB: Instansi Pemerintah Berlakukan WFH Full)
“Jadi nanti TA dirumahkan (bekerja di rumah), yang hadir di DPR itu sangat-sangat terbatas, mungkin hanya ya 20%-an aja dari kapasitas atau anggota yang ada di Komisi,” ujar politikus Partai Gerindra itu.
(kri)
Lihat Juga :