Kepala Bapanas: Pencampuran Beras Itu Lumrah, Bukan Pengoplosan Negatif
Kamis, 17 Juli 2025 - 23:43 WIB
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menegaskan praktik pencampuran beras seharusnya tidak langsung dikaitkan dengan konotasi negatif seperti pengoplosan. Dia menilai pencampuran beras adalah hal lumrah. Foto: Dok SindoNews
JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menegaskan praktik pencampuran beras seharusnya tidak langsung dikaitkan dengan konotasi negatif seperti pengoplosan. Dia menilai pencampuran beras adalah hal lumrah.
Penegasan Arief itu disampaikan dalam talkshow Interupsi di iNews, Kamis (17/7/2025). Menurut dia, pencampuran antara beras kepala dan broken rice (beras pecah) adalah hal yang wajar dalam proses distribusi dan perdagangan beras.
Baca juga: Beras Oplosan Marak Beredar, Asosiasi: Pedagang Pasar Kerap Disalahkan
"Beras dioplos itu kesannya negatif. Padahal, dalam praktiknya memang harus dicampur antara beras kepala dengan broken rice. Itu hal yang lumrah," ujarnya.
Penegasan Arief itu disampaikan dalam talkshow Interupsi di iNews, Kamis (17/7/2025). Menurut dia, pencampuran antara beras kepala dan broken rice (beras pecah) adalah hal yang wajar dalam proses distribusi dan perdagangan beras.
Baca juga: Beras Oplosan Marak Beredar, Asosiasi: Pedagang Pasar Kerap Disalahkan
"Beras dioplos itu kesannya negatif. Padahal, dalam praktiknya memang harus dicampur antara beras kepala dengan broken rice. Itu hal yang lumrah," ujarnya.
Lihat Juga :