Unru Baso Raih Penghargaan Pelaut dengan Pencapaian Tertinggi di Perayaan Hari Pelaut Sedunia 2025
Minggu, 29 Juni 2025 - 11:30 WIB
Ketua Umum Korps Alumni Sekolah Pelayaran Barombong Sulawesi Selatan periode 2022-2027 ini juga menginginkan adanya perlindungan terhadap profesi pelaut di Indonesia. Para pelaut Indonesia harus mendapatkan perlindungan harkat, martabat, dan keselamatan sebagai pekerja. Termasuk berupaya menciptakan lingkungan kerja di atas kapal yang aman, nyaman, dan bebas dari pelecehan.
“Sesuai dengan tema hari Pelaut Sedunia ‘My Harrasment Free Ship’, kita (pelaut Indonesia) akan ikut berkontribusi mewujudkan lingkungan kerja (kapal) yang menghormati hak asasi manusia, melindungi pekerja dari pelecehan dan memastikan keselamatan,” katanya.
Ketua Pelaksana Kegiatan Hari Pelaut Sedunia atau Day Of The Seaferer 2025 Capt Harry Buana Putra juga meyakini pelaut Indonesia ikut andil dalam membentuk standar kerja dan kompetensi pelaut dunia. Pasalnya, sebagai salah satu negara yang memiliki pelaut terbanyak di dunia, pendapat pelaut Indonesia cukup didengar di forum maritim tingkat internasional.
“Dengan posisi Indonesia sebagai salah satu penyumbang pelaut terbesar dunia berjumlah 1,48 juta pelaut, kita (pelaut Indonesia) juga berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan bebas dari perundungan. Pelaut Indonesia ikut berkontribusi menciptakan sistem kerja maritim yang lebih baik,” ujarnya.
Selain memberikan penghargaan tertinggi kepada Unru Baso, panitia juga memberikan penghargaan kepada Ketua Umum INSA Camelita Hartoto sebagai Pelaut paling Visioner. Selanjutnya, penghargaan dengan kategori Pelaut Wanita Indonesia diserahkan kepada Capt Suarniati yang memimpin Indonesia Female Marine Asociation (IFMA).
“Sesuai dengan tema hari Pelaut Sedunia ‘My Harrasment Free Ship’, kita (pelaut Indonesia) akan ikut berkontribusi mewujudkan lingkungan kerja (kapal) yang menghormati hak asasi manusia, melindungi pekerja dari pelecehan dan memastikan keselamatan,” katanya.
Ketua Pelaksana Kegiatan Hari Pelaut Sedunia atau Day Of The Seaferer 2025 Capt Harry Buana Putra juga meyakini pelaut Indonesia ikut andil dalam membentuk standar kerja dan kompetensi pelaut dunia. Pasalnya, sebagai salah satu negara yang memiliki pelaut terbanyak di dunia, pendapat pelaut Indonesia cukup didengar di forum maritim tingkat internasional.
“Dengan posisi Indonesia sebagai salah satu penyumbang pelaut terbesar dunia berjumlah 1,48 juta pelaut, kita (pelaut Indonesia) juga berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan bebas dari perundungan. Pelaut Indonesia ikut berkontribusi menciptakan sistem kerja maritim yang lebih baik,” ujarnya.
Selain memberikan penghargaan tertinggi kepada Unru Baso, panitia juga memberikan penghargaan kepada Ketua Umum INSA Camelita Hartoto sebagai Pelaut paling Visioner. Selanjutnya, penghargaan dengan kategori Pelaut Wanita Indonesia diserahkan kepada Capt Suarniati yang memimpin Indonesia Female Marine Asociation (IFMA).
(jon)
Lihat Juga :