Guru Besar Unissula Peringatkan Dampak Perang Israel vs Iran bagi Indonesia
Selasa, 24 Juni 2025 - 15:42 WIB
"Konflik bersenjata yang kembali memanas antara Iran dan Israel sejak awal 2025 telah mengubah peta geopolitik kawasan Timur Tengah. Aksi saling serang secara terbuka antara kedua negara membawa dampak luas tidak hanya bagi kawasan, namun juga tatanan global termasuk Indonesia, yang berperan penting dalam diplomasi dunia Islam dan menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik," ujar Henry yang juga Penasihat Ahli Balitbang DPP Partai Golkar ini, Selasa (24/6/2025).
Menurut Waketum Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) ini, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar dengan ekonomi menengah besar dan posisi strategis dalam G20, OKI, dan ASEAN, Indonesia tidak bisa bersikap pasif dalam menghadapi konsekuensi dari perang ini.
Secara nasional Indonesia berkomitmen pada nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan sehingga mendorong respons kebijakan yang cepat, adaptif, dan berbasis kepentingan nasional.
"Isu strategis yang dihadapi Indonesia terkait gejolak harga energi gangguan pengiriman minyak dari kawasan Teluk Persia melalui Selat Hormuz menyebabkan lonjakan harga minyak mentah dunia yang berdampak pada APBN, subsidi BBM, dan inflasi domestik," kata Ketua DPP Ormas MKGR ini.
Pemerintah Indonesia perlu memperkuat kebijakan energi nasional dengan mempercepat transisi ke Energi Baru Terbarukan (EBT) dan memperluas impor dari negara non-Timur Tengah.
Menurut Waketum Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) ini, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar dengan ekonomi menengah besar dan posisi strategis dalam G20, OKI, dan ASEAN, Indonesia tidak bisa bersikap pasif dalam menghadapi konsekuensi dari perang ini.
Secara nasional Indonesia berkomitmen pada nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan sehingga mendorong respons kebijakan yang cepat, adaptif, dan berbasis kepentingan nasional.
"Isu strategis yang dihadapi Indonesia terkait gejolak harga energi gangguan pengiriman minyak dari kawasan Teluk Persia melalui Selat Hormuz menyebabkan lonjakan harga minyak mentah dunia yang berdampak pada APBN, subsidi BBM, dan inflasi domestik," kata Ketua DPP Ormas MKGR ini.
Pemerintah Indonesia perlu memperkuat kebijakan energi nasional dengan mempercepat transisi ke Energi Baru Terbarukan (EBT) dan memperluas impor dari negara non-Timur Tengah.
Lihat Juga :