Prof Henry: Bapera Tegak Lurus Satu Komando Bersama Ketum Golkar

Minggu, 15 Juni 2025 - 11:47 WIB
Prof Henry juga menyampaikan apresiasinya atas keberanian dan ketegasan Menteri Bahlil dalam menertibkan aktivitas pertambangan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum dan kaidah lingkungan hidup. Wakil Ketua Dewan Penasihat DPP AMPI ini pun mengungkapkan sosok Bahlil sebagai tokoh nasional yang aktif, responsif serta yang terpenting solutif ketika masyarakat resah dan gelisah atas apa yang terjadi di tengah-tengah mereka.

"Kasus pertambangan nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, telah membuktikan bahwa negara hadir untuk membela kepentingan rakyat, baik kelangsungan ekologi lingkungan Raja Ampat, menyelamatkan pariwisata sebagai devisa daerah dan negara serta mencarikan cara terbaik untuk penghidupan dan kesejahteraan masyarakat tersebut untuk bekerja di pertambangan nikel yang izin operasi dan pengelolaannya harus sesuai dengan regulasi dan ketentuan undang-undang yang berlalu," tuturnya.

Doktor Ilmu Hukum UNS Surakarta dan Universitas Borobudur Jakarta ini menyebutkan pendekatan yang diimplementasikan oleh Menteri Bahlil dalam persoalan ini, mencerminkan sikap tegas namun tetap mengedepankan dialog dengan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat adat, serta pelaku industri sehingga solusi terbaik dari yang baik yang didapatkan.

Lebih lanjut Politikus Golkar asal Solo Raya ini kembali mengingatkan bahwa dukungan Bapera juga siap terus digelorakan jika ada upaya-upaya untuk mengganggu kepemimpinan Bahlil sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

"Bapera akan terus memitigasi segala hal terkait ancaman, hambatan, gangguan internal atau eksternal yang melawan kebijakan Pak Bahlil. Bapera siap pasang badan melawan upaya inkonstitusional dan berpotensi sebagai character assassination dengan berupaya membangun isu-isu tidak benar yang sengaja dikapitalisasi untuk menjatuhkan kredibilitas Pak Bahlil," pungkas Wakil Ketua Dewan Pembina Kongres Advokat Indonesia (KAI) ini.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!