Indo Defence 2024, Presiden Prabowo: Tidak Ada Bangsa Waras yang Menghendaki Perang!
Rabu, 11 Juni 2025 - 12:02 WIB
Meski demikian, Prabowo mengatakan, sejarah telah mengajarkan, negara yang tidak mau berinvestasi di sektor pertahanan kedaulatan dan kemerdekaannya akan rampas serta akan menjadi bangsa budak.
"Suatu bangsa yang tidak mau investasi terhadap pertahanannya sendiri, biasanya kedaulatannya dirampas. Biasanya kemerdekaannya dirampas, biasanya bangsa itu menjadi bangsa budak," ungkapnya.
Baca juga: Tahajud di Medan Operasi, Doa Jenderal TNI Ini Tembus Langit saat Bebaskan Sandera di Mapenduma
Untuk itu, Prabowo menegaskan Indonesia merupakan negara yang cinta damai, tetapi lebih cinta pada kemerdekaan. Untuk itu, pertahanan menjadi sektor penting karena menjadi salah satu jaminan kemerdekaan terhadap kesejahteraan.
"Sejarah kita sendiri telah mengajarkan kepada kita bahwa ratusan tahun negara kita diduduki oleh bangsa-bangsa lain. Diduduki dan rakyat kita, masyarakat kita, budaya kita, politik kita dihancurkan dan kita menjadi milik bangsa lain dan kekayaan kita diambil," jelas dia.
"Suatu bangsa yang tidak mau investasi terhadap pertahanannya sendiri, biasanya kedaulatannya dirampas. Biasanya kemerdekaannya dirampas, biasanya bangsa itu menjadi bangsa budak," ungkapnya.
Baca juga: Tahajud di Medan Operasi, Doa Jenderal TNI Ini Tembus Langit saat Bebaskan Sandera di Mapenduma
Untuk itu, Prabowo menegaskan Indonesia merupakan negara yang cinta damai, tetapi lebih cinta pada kemerdekaan. Untuk itu, pertahanan menjadi sektor penting karena menjadi salah satu jaminan kemerdekaan terhadap kesejahteraan.
"Sejarah kita sendiri telah mengajarkan kepada kita bahwa ratusan tahun negara kita diduduki oleh bangsa-bangsa lain. Diduduki dan rakyat kita, masyarakat kita, budaya kita, politik kita dihancurkan dan kita menjadi milik bangsa lain dan kekayaan kita diambil," jelas dia.
(cip)
Lihat Juga :