Nadiem Makarim Siap Beri Keterangan soal Dugaan Korupsi Chromebook, Ini Respons Kejagung
Selasa, 10 Juni 2025 - 22:28 WIB
Kendati demikian, Nadiem menghormati penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang dilakukan Kejagung. Ia mengingatkan, penegakan hukum yang adil dan transparan adalah fondasi negara yang demokratis. "Saya siap bekerja sama dan mendukung aparat penegak hukum dengan memberikan keterangan atau klarifikasi apabila diperlukan," ujar Nadiem.
Hari ini, Kejagung memeriksa staf khusus (stafsus) mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim, Fiona Handayani. Penyidik ingin mendalami peran Fiona sebagai stafsus di kasus dugaan korupsi laptop Chromebook Kemendikbudristek periode 2019-2022.
"Hari ini benar, dari tiga stafsus ya, bahwa hari ini penyidik memanggil dan memeriksa salah seorang, dan ini masih berlangsung. Dalam kaitan ini penyidik terus menggali bagaimana peran yang bersangkutan terkait dengan dalam tim teknologi ya," ujar Harli Siregar.
Menurutnya, penyidik mempertanyakan kapasitas Fiona sebagai stafsus. Fiona berkiprah memberikan masukan-masukan terkait pengadaan Chromebook. Maka itu, penyidik tengah mendalami korelasi tersebut.
"Karena kan posisi yang bersangkutan sebagai stafsus. Nah tetapi, di dalam barang bukti elektronik yang sudah dibaca, dikaji, didalami oleh penyidik, inilah yang terus dipertanyakan kepada yang bersangkutan," tuturnya.
Dia menambahkan, dalam memeriksa Fiona, penyidik sekaligus mengumpulkan bukti-bukti sebanyak mungkin kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook itu. Dengan demikian, kasus ini bisa menjadi terang benderang.
Dalami Peran Stafsus Nadiem
Hari ini, Kejagung memeriksa staf khusus (stafsus) mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim, Fiona Handayani. Penyidik ingin mendalami peran Fiona sebagai stafsus di kasus dugaan korupsi laptop Chromebook Kemendikbudristek periode 2019-2022.
"Hari ini benar, dari tiga stafsus ya, bahwa hari ini penyidik memanggil dan memeriksa salah seorang, dan ini masih berlangsung. Dalam kaitan ini penyidik terus menggali bagaimana peran yang bersangkutan terkait dengan dalam tim teknologi ya," ujar Harli Siregar.
Menurutnya, penyidik mempertanyakan kapasitas Fiona sebagai stafsus. Fiona berkiprah memberikan masukan-masukan terkait pengadaan Chromebook. Maka itu, penyidik tengah mendalami korelasi tersebut.
"Karena kan posisi yang bersangkutan sebagai stafsus. Nah tetapi, di dalam barang bukti elektronik yang sudah dibaca, dikaji, didalami oleh penyidik, inilah yang terus dipertanyakan kepada yang bersangkutan," tuturnya.
Dia menambahkan, dalam memeriksa Fiona, penyidik sekaligus mengumpulkan bukti-bukti sebanyak mungkin kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook itu. Dengan demikian, kasus ini bisa menjadi terang benderang.
(zik)
Lihat Juga :