Corona Masih Tinggi Dinilai Bisa Memicu Jatuhnya Korban di Pilkada

Selasa, 08 September 2020 - 13:57 WIB
Menurutnya, pemandangan yang terlihat pada tahap pendaftaran kemarin merupakan signal ancaman awal. Jika 'kesembronoan' penyelenggara dalam melakukan antisipasi pada tahap pilkada selanjutnya, maka kemungkinan-kemungkinan terburuk berupa jatuhnya banyak korban akibat tertular Covid-19 bisa terjadi.

"Maka jelas ada perbedaan dengan situasi pemilu 2019. ancaman keselamatan pada Pilkada 2020 sesuatu yang sudah terbaca sejak awal bahkan ancaman itu pula yang mendorong penundaan Pilkada," ujar dia.

Meski begitu, Lucius memandang, ancaman yang nyata itu nampaknya tak ditanggapi serius oleh penyelenggara pemilu dengan menyiapkan perangkat antisipasi berupa regulasi yang ketat agar tak perlu ada gelombang baru penularan Covid-19.

Maka sambung dia, ancaman keselamatan penyelenggara selanjutnya akan sangat tergantung bagaimana penyelenggara memaknai kesalahan di tahap pendaftaran, dan bagaimana pula mereka akan menyiapkan langkah antisipasi untuk penyelenggaraan pilkada di tahapan selanjutnya.

"Jika tak serius melakukan antisipasi, maka penyelenggara sendiri memang harus siap untuk menjadi target korban dari proses yang masih akan berlangsung beberapa bulan ke depan. Semuanya tergantung keseriusan mereka," pungkas dia.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!