Menakar Pengaruh Jokowi Effect bagi PSI, Bisa Tembus ke Parlemen atau Sebaliknya?

Senin, 19 Mei 2025 - 13:30 WIB
Dia menambahkan, apalagi Jokowi selama menjadi presiden selalu menjadi sosok kontroversial. “Hal itu justru semakin meningkat setelah Jokowi lengser dari presiden,” ujarnya.

Baca juga: Ray Rangkuti Dorong Kaesang Maju Lawan Jokowi di Pemilihan Ketum PSI

Jadi, menurut dia, Jokowi sesungguhnya sangat resisten bila menjadi ketum PSI. Dia berpendapat, tingginya resistensi Jokowi kiranya menjadi titik lemah bila memimpin PSI.

“Karena itu, tak ada jaminan PSI akan melenggang ke Senayan pada Pileg 2029 bila dipimpin Jokowi. Sebab, untuk bisa masuk ke Senayan PSI akan bersaing ketat dengan partai mapan seperti PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, Demokrat, PKS, Nasdem, dan PAN,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, memimpin partai dengan resistensi yang tinggi, justru dapat merusak kepercayaan masyarakat kepada PSI. Hal itu, menurut dia, tentunya dapat menurunkan dukungan masyarakat kepada PSI.

“Karena itu, PSI justru perlu mengkaji ulang plus minus bila Jokowi memimpin PSI. Jangan sampai terpilihnya Jokowi jadi ketum justru nantinya membuat PSI semakin menjadi partai gurem. Hal itu tentunya merugikan PSI,” pungkasnya.

Kans Jokowi Kembali ke Politik melalui PSI Kecil

Analis Komunikasi Politik Universitas Padjadjaran Kunto Adi Wibowo menilai kans Jokowi kembali ke politik melalui PSI kecil. Sebab, menurut Kunto, PSI levelnya Kaesang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!