Profil 5 Orang yang Dilaporkan ke Polisi terkait Ijazah Jokowi
Jum'at, 02 Mei 2025 - 08:35 WIB
Mantan Presiden Jokowi bersama tim kuasa hukumnya memberikan keterangan kepada media usai melaporkan tuduhan ijazah palsu ke Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/4/2025). FOTO/ISRA TRIANSYAH
JAKARTA - Terdapat lima orang yang dilaporkan mantan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ijazah palsu . Namun baru empat orang yang diketahui identitas resminya.
Jokowi telah melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jakarta Raya pada Rabu, 30 April 2025. Kasus ijazah palsu yang kian ramai ini membuat Jokowi turun tangan langsung menanganinya. Mantan Presiden itu juga mengungkapkan alasan kenapa dirinya harus turun tangan langsung.
Menurutnya, kasus ini harus dibawa ke ranah hukum supaya semuanya jelas dan gamblang, terlebih dirinya kini sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Kasus ijazah palsu yang menimpa Jokowi sebenarnya sudah dialaminya ketika masih menjabat sebagai Presiden.
Presiden ke-7 RI itu mengira setelah masa jabatannya selesai, tuduhan ini akan berhenti. Namun karena permasalah ini masih berlarut-larut, dia merasa lebih baik untuk dibawa ke ranah hukum.
Jokowi telah melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jakarta Raya pada Rabu, 30 April 2025. Kasus ijazah palsu yang kian ramai ini membuat Jokowi turun tangan langsung menanganinya. Mantan Presiden itu juga mengungkapkan alasan kenapa dirinya harus turun tangan langsung.
Menurutnya, kasus ini harus dibawa ke ranah hukum supaya semuanya jelas dan gamblang, terlebih dirinya kini sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Kasus ijazah palsu yang menimpa Jokowi sebenarnya sudah dialaminya ketika masih menjabat sebagai Presiden.
Presiden ke-7 RI itu mengira setelah masa jabatannya selesai, tuduhan ini akan berhenti. Namun karena permasalah ini masih berlarut-larut, dia merasa lebih baik untuk dibawa ke ranah hukum.
5 Orang yang Dilaporkan Jokowi
1. Rizal Fadillah
Rizal Fadillah merupakan tokoh Muhammadiyah asal Bandung yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Pengawal Umat dan Agama (TPUA). Pria kelahiran 12 Desember 1959 ini menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.Lihat Juga :