Satgas Operasional Idulfitri 1446H Resmi Ditutup

Jum'at, 11 April 2025 - 21:23 WIB
Jasa Marga mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam sistem manajemen lalu lintas melalui aplikasi Jasamarga Integrated Digitalmap (JID). AI digunakan untuk menentukan rekayasa lalu lintas secara real-time dan menyampaikan informasi kepada pengguna jalan melalui Dynamic Message Sign (DMS) serta aplikasi Travoy. Selain itu, Smart CCTV di 36 titik strategis membantu analisis data secara langsung guna memberikan rekomendasi lalu lintas berbasis AI.

Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, Jasa Marga mengoptimalkan 61 rest area dengan tambahan 761 unit toilet portable, fasilitas air bersih, ruang laktasi, dan posko kesehatan di 46 titik. Sistem manajemen rest area juga memberikan informasi ketersediaan parkir secara real-time.

Jasa Marga berkomitmen meningkatkan strategi rekayasa lalu lintas dengan metode 'road zipper' menggunakan massive barrier yang memungkinkan pelebaran jalur secara dinamis. Selain itu, optimalisasi akses Cipularang menuju Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan akan mengurangi kepadatan pada periode arus balik.

Subakti menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Satgas yang telah memastikan kelancaran mudik dan balik Lebaran 2025. “Terima kasih kepada Satgas Jasa Marga Siaga yang telah bekerja dengan sangat baik. Alhamdulillah, apresiasi positif juga diberikan oleh Presiden, Wakil Presiden, serta kementerian dan instansi terkait. Hal ini membuktikan bahwa ‘Mudik Tenang dan Menyenangkan’ dapat terwujud,” ujarnya.

Dengan pemanfaatan teknologi canggih seperti TransiFlow for TrafficPro (TF-TP) yang mampu memprediksi volume lalu lintas hingga 30 hari ke depan, Jasa Marga terus berupaya mempertahankan Standar Pelayanan Minimal (SPM) demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tol.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!