MIL: Inisiatif Kolaboratif Tingkatkan Kesadaran Kritis Masyarakat di Tengah Kebijakan Nasional

Sabtu, 22 Maret 2025 - 11:09 WIB
Anggota Komisi X DPR Gamal Albinsaid menggarisbawahi rendahnya literasi di Indonesia menjadi permasalahan serius yang harus segera ditangani.

"Kesehatan dan pendidikan adalah fondasi bangsa. Efisiensi anggaran di sektor ini tentu menjadi perhatian kita bersama. Melalui literasi media, kita harapkan masyarakat dapat memahami duduk permasalahan secara utuh dan berkontribusi dalam mencari solusi yang konstruktif," jelasnya.

Gamal juga menyoroti skor PISA Indonesia saat ini merupakan yang terendah sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia. Jika pola ini terus berlanjut diperlukan waktu puluhan tahun untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara maju.

"Artinya, saya ingin katakan kita punya krisis literasi hari ini. Semua indikator dunia menunjukkan hasil yang sama," ucapnya.

Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek Gogot Suharwoto menegaskan literasi media harus mulai ditanamkan sejak usia dini.

"Kemampuan untuk berpikir kritis dan memilah informasi yang benar adalah bekal penting bagi generasi penerus bangsa di era digital ini," katanya.

Kementerian Pendidikan sangat mendukung inisiatif seperti MIL sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan memastikan bahwa anak-anak Indonesia memiliki akses terhadap pendidikan literasi yang lebih baik.

Kepala Perpustakaan Nasional Prof E Aminudin Aziz menambahkan perpustakaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat, termasuk literasi media.

"Perpustakaan Nasional memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat, termasuk literasi media. Kegiatan MIL ini sejalan dengan upaya kami untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat informasi dan literasi yang relevan dengan perkembangan zaman," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!