PKS Sebut Rakyat Saat Ini Butuh BBM Murah

Rabu, 02 September 2020 - 10:50 WIB
"Ini adalah program yang tidak tepat waktu. PKS menolak program-program Pemerintah yang hanya akan memberatkan rakyat yang tengah menderita, baik secara kesehatan maupun ekonomi sekarang ini," ujar Mulyanto dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Rabu (2/9/2020).

Mulyanto mengamati di lapangan, permintaan terhadap Premium itu tetap tinggi. Yang terjadi, kata dia, bukanlah permintaan yang turun, tetapi supply yang dibatasi.

"Kalau supply dilepas, tanpa kontrol ketat, permintaan pasti akan naik. Karena pada prinsipnya masyarakat masih membutuhkan BBM yang murah. Tingkat ekonomi dan daya beli masyarakat masih sebatas itu," kata Anggota Komisi VII DPR RI ini.

Mulyanto mendukung upaya Pertamina menghadirkan BBM ramah lingkungan sebagaimana yang diatur dalam Paris Agreement 2015; standar EURO 4, serta Permen KLHK Nomor 20 tahun 2017 terkait dengan BBM bersih. Tapi lanjut dia, pelaksanaan ketentuan itu tidak bisa serta-merta diterapkan di Indonesia.

Menurut dia, ketentuan aturan itu harus dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan daya beli masyarakat. Bukan sekadar latah dan gengsi dengan negara-negara di Eropa yang sudah maju.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!