KH Ma'ruf Amin dan Gus Muhaimin Bakal Hadiri Haul Pendiri NU KH Bisri Syansuri

Senin, 30 Desember 2024 - 14:53 WIB
Gus Salam menjelaskan, KH Bisri Syansuri adalah pendiri Jam’iyyah Nahdlatul Ulama, yang wafat terakhir pada 1980 di antara generasi para Muassis NU, setelah Hadratussyeikh KH M. Hasyim Asy’ari (Raisul Akbar) dan KH Abdul Wahab Chasbullah, kakak ipar KH Bisri Syansuri (Rais Aam). Beliau pemegang tongkat estafet ketiga penanam pondasi Jam’iyyah Nahdlatul Ulama yang dikenal Ahli Fiqh.

"Beliau masyhur dengan wasiatnya yakni, “selama hidupku aku pengikut Nahdlatul Ulama. Jika meninggal dunia, maka wasiatku kepada masyarakat adalah supaya mereka tetap menjadi Nahdlatul Ulama”. Beliau berpesan agar masyarakat berpegang teguh pada Islam ala Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) dan tetap berada di dalam rabithah jam’iyyah Nahdlatul Ulama supaya terjaga sanad keagamaan, nasionalisme, dan keluhuran budi pekerti," tuturnya.

Baca juga: Sejarah Nahdlatul Ulama, Lahir dari Pergulatan Pemikiran Para Kiai

Maka, dalam peringatan haul pendiri sekaligus Harlah ke-110 Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur, itu, diselenggarakan rangkaian kegiatan untuk mendo’akan dan meneladani KH Bisri Syansuri, serta menjaga dan melestarikan budaya dan tradisi pesantren.

"Rangkaian kegiatan dimulai sejak Oktober 2024, antara lain Lomba Santri, Majelis Sholawat, Manaqib Syeikh Abdul Qodir alJailani, Khatmil Qur’an bi al-Nahlor wa al-Ghaib, Pengajian Alumni, Khataman Bani Bisri, Tahlil kubro, Bahtsul Masaail se-Kabupaten Jombang dan Khatmil Kitab Shohih Bukhori," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!