Perayaan Natal Nasional Usung Tema Marilah Kembali ke Bethlehem, Begini Maknanya
Senin, 23 Desember 2024 - 16:14 WIB
"Tema tersebut diambil dari penggalan ayat alkitab lukas bab 2 ayat 15, yg berbunyi 'marilah sekarang kita ke Bethlehem'," ujar Thomas saat jumpa pers di Gedung KWI, Jakarta Pusat, Senin (23/12/2024).
Thomas mengatakan, ada tiga makna yang menjadi perekat manusia dalam perjalanan ke Bethlehem. Pertama, kata dia, menjadikan refleksi atas nilai pengharapan, kesederhanaan, dan damai sejahtera.
"Kedua, kesederhanaan adanya lampin kandang domba. Ada yang gembala, ada yang raja, dan bahkan ada yang suci namun menjadi sederhana" ucap Thomas.
Baca juga: Perayaan Natal Parlemen Bawa Pesan Damai untuk Pemilu 2024
Ketiga, sambungnya, dimaknai sebagai inklusifitas. Ia menjelaskan, manusia diajak bersukacita atas kelahiran juru selamat kristiani.
Thomas mengatakan, ada tiga makna yang menjadi perekat manusia dalam perjalanan ke Bethlehem. Pertama, kata dia, menjadikan refleksi atas nilai pengharapan, kesederhanaan, dan damai sejahtera.
"Kedua, kesederhanaan adanya lampin kandang domba. Ada yang gembala, ada yang raja, dan bahkan ada yang suci namun menjadi sederhana" ucap Thomas.
Baca juga: Perayaan Natal Parlemen Bawa Pesan Damai untuk Pemilu 2024
Ketiga, sambungnya, dimaknai sebagai inklusifitas. Ia menjelaskan, manusia diajak bersukacita atas kelahiran juru selamat kristiani.
Lihat Juga :