Bicara Demokrasi, Fahri Hamzah Beberkan Dosa Terbesar Buzzer

Selasa, 01 September 2020 - 11:09 WIB
Dia juga mengibaratkan demokrasi sebagai cahaya yang dikejar oleh banyak laron. "Tapi saya tak setuju fenomena buzzer dianggap gangguan. Demokrasi itu memang sistem bising, penuh laron karena bottom line-nya adalah freedom. Orang-orang mengejar cahaya yang kini tersebar pada banyak lampu penerang jalan. Jadi saya lebih memilih menyalahkan respons pemerintah," ujar mantan politikus Partai Keadilan Sejahtera ini.(Baca juga: Influencer-Buzzer Nihilkan Peran Jubir Istana dan Humas Pemerintahan )

Cuitan Fahri ditanggapi beragam oleh para penghuni jagad Twitter. Ada yang setuju dengan argumentasi, banyak pula yang mengkritiknya.

Salah satunya pemilik akun @CintaDamai8585. "Dan DOSA terbesar oposisi adalah awal kekacauan negara ini, mereka yg porak porandakan bangsa yangg besar ini.. Membuat berita palsu dan sangat palsu.Itulah jahatnya Oposisi.

Apakah anda Oposisi yang tersisi..?" tulisnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!