Mandiri Ekonomi, 432 Pondok Dirikan Badan Usaha Milik Pesantren

Jum'at, 11 Oktober 2024 - 07:23 WIB
BUMP bergerak dalam banyak bidang usaha, mulai dari industri pengolahan, jasa, informasi dan komunikasi, perdagangan, persewaan, katering, pertanian, perikanan, hiburan, digital, percetakan, warung klontong, laundry, suvenir, konveksi, hingga air minum.

Menurut Menag, Kemandirian Pesantren adalah bagian dari afirmasi negara kepada pesantren yang telah berkontribusi sejak perjuangan hingga pembangunan bangsa.

"Sejak awal mendapat amanah sebagai Menteri Agama, kami berusaha mewujudkan pesantren yang memiliki sumberdaya ekonomi kuat dan berkelanjutan sehingga dapat menjalankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat dengan optimal," katanya.

Selama ini pesantren dikenal sebagai lembaga pendidikan yang tergantung pada pihak lain, sehingga mudah dipermainkan pada momen-momen tertentu. "Dengan kemandirian pesantren, maka tidak ada lagi pihak-pihak yang mempermainkan," katanya.

Baca juga: Gelar Religion Fest, Menag Kick Off Hari Santri 2024

Sementara itu, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren pada Kementerian Agama (Kemenag), Basnang Said mengatakan, terdapat empat tipe pesantren yang menjadi sasaran Program Kemandirian Pesantren. Yakni pondok yang sama sekali tidak memiliki usaha, pondok memiliki usaha kecil, pondok memiliki usaha besar tapi sistem pemasaran belum berjalan optimal, dan pondok yang telah mampu menjadi mentor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!