Justru di Ruang Siber, Indonesia Juga Harus Jaya!
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 11:14 WIB
Dosen Tetap Universitas Al Azhar Indonesia R Mokhamad Luthfi. FOTO/IST
R Mokhamad Luthfi
Alumnus Program Pascasarjana Hubungan Internasional UI
PhD Cand di National Chengchi University, Taiwan
Dosen Tetap Universitas Al Azhar Indonesia
RENCANA Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk matra keempat di organisasi Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) merupakan langkah yang tepat meski cukup terlambat. Sejak masifnya penggunaan internet dan teknologi digital, Indonesia merupakan target empuk untuk serangan siber . Di ASEAN, berdasarkan data yang disampaikan oleh Michael Raska (2018) Indonesia merupakan negara kedua setelah Vietnam yang mendapatkan serangan siber terbanyak.
Alumnus Program Pascasarjana Hubungan Internasional UI
PhD Cand di National Chengchi University, Taiwan
Dosen Tetap Universitas Al Azhar Indonesia
RENCANA Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk matra keempat di organisasi Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) merupakan langkah yang tepat meski cukup terlambat. Sejak masifnya penggunaan internet dan teknologi digital, Indonesia merupakan target empuk untuk serangan siber . Di ASEAN, berdasarkan data yang disampaikan oleh Michael Raska (2018) Indonesia merupakan negara kedua setelah Vietnam yang mendapatkan serangan siber terbanyak.
Lihat Juga :