Kolaborasi untuk Beri Ruang Aman bagi Lansia dan ODD

Jum'at, 20 September 2024 - 21:59 WIB
Rektor Unika Atma Jaya Prof. Dr. dr. Yuda Turana SpN menyatakan bahwa sejak 2016 Unika Atma Jaya selalu #Bersama ALZI, kemitraan semakin kuat dan semakin membawa manfaat untuk semua. Semakin banyak generasi muda khususnya mahasiswa Fakultas Kedokteran, Fakultas Psikologi, dan prodi lainnya yang bisa berkontribusi untuk isu demensia dan kelanjutusiaan ini.

Adanya ALZI Academy & Healthy Aging Center dinilai sebagai kontribusi konkret dari kemitraan lembaga/institusi akademik dengan organisasi non-profit komunitas peduli Alzheimer di Indonesia dan untuk ke depannya akan tercipta Dementia Care Champion yang tersertifikasi. “Unika Atma Jaya dengan unggulan bidang lansia dengan pendekatan multidisiplin, salah satu unggulan Tri Darma Perguruan Tinggi Unika Atma Jaya adalah pendekatan komprehensif manajemen demensia Alzheimer,” katanya.

Direktur Alzheimer’s Indonesia DY Suharya menjelaska bahwa ALZI Center ini adalah buah dari advokasi yang telah dilakukan selama 11 tahun terakhir dan diharapkan dapat mendorong masyarakat agar lebih berdaya untuk mengatasi stigma. Selain itu, ALZI juga menyadari bahwa semakin banyak sadar dampak gaya hidup mereka terhadap risiko terkena kondisi tersebut, dengan lebih dari 58% masyarakat umum percaya bahwa demensia disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.

Dengan 45% kasus demensia dilaporkan dipengaruhi oleh hanya 14 faktor risiko yang dapat dimodifikasi, ini merupakan kemajuan yang penting. ALZI dan Atma Jaya merupakan role model dalam perannya bermitra di Regional Asia Pacific karena ALZI merupakan member dari Alzheimer’s Disease International sebuah organisasi federasi lebih dari 100 organisasi Demensia Alzheimer sedunia yang berdiri sejak 1984.

"Terbentuknya ALZI Academy & Healthy Aging Center harapannya juga bisa menjadi platform lintas generasi yang bisa menginspirasi organisasi Alzheimer dalam bermitra dengan institusi akademi di negaranya masing-masing," pungkasnya.

Diketahui, hasil survei global terbesar di dunia tentang sikap terhadap demensia mengungkapkan stigma seputar kondisi tersebut semakin memburuk di kalangan masyarakat umum dan bahkan pelaku dunia kesehatan. Laporan Alzheimer Dunia 2024 yang dipublikasikan oleh Alzheimer’s Disease International (ADI), didukung oleh survei yang dianalisis oleh London School of Economics and Political Science (LSE) menemukan bahwa 80% masyarakat masih salah kaprah bahwa demensia adalah bagian normal dari penuaan dan bukan kondisi medis, peningkatan 14% sejak survei terakhir dilakukan pada 2019.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!