Adian Minta Puluhan Demonstran Tolak RUU Pilkada yang Diamankan Polisi Harus Dibebaskan 1x24 Jam
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 09:05 WIB
Selain merujuk pada KUHAP, Adian mengatakan bahwa penangkapan terhadap peserta aksi seharusnya juga dilandasi dengan melihat dua sisi. Melihat dari sisi peristiwa yang terjadi dan latar belakang terjadinya peristiwa tersebut.
“Menurut gua, kan dalam sebuah peristiwa itu lu tidak bisa melihat peristiwanya saja, tapi situasi yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa itu,” jelasnya.
Adapun, dari puluhan peserta aksi yang ditahan, Adian mengaku hanya menemui lima orang. Namun ketika melihat langsung kondisi pendemo itu, kata Adian, ada yang mengalami luka pada bagian bibir dan hidung.
"Tadi kita sudah lihat beberapa di dalam (Gedung Dirkrimum) ada yang bibirnya pecah. Itu dari BSI Kramat," jelasnya.
"Bibir pecah. Yang ketemu dari DPR hidungnya patah. Itu loh," sambungnya.
“Menurut gua, kan dalam sebuah peristiwa itu lu tidak bisa melihat peristiwanya saja, tapi situasi yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa itu,” jelasnya.
Adapun, dari puluhan peserta aksi yang ditahan, Adian mengaku hanya menemui lima orang. Namun ketika melihat langsung kondisi pendemo itu, kata Adian, ada yang mengalami luka pada bagian bibir dan hidung.
"Tadi kita sudah lihat beberapa di dalam (Gedung Dirkrimum) ada yang bibirnya pecah. Itu dari BSI Kramat," jelasnya.
"Bibir pecah. Yang ketemu dari DPR hidungnya patah. Itu loh," sambungnya.
Lihat Juga :