Pimpin Upacara HUT ke-79 RI di Entikong, Wamendagri Minta PLBN Tingkatkan Pelayanan
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 17:41 WIB
"Pada periode lima tahun mendatang, yaitu tahun 2025-2029, PLBN harus mampu mengubah dirinya, khususnya dalam kualitas sistem dan tata kelola pelayanan," tegasnya.
Selain itu, Wempi menegaskan, beberapa catatan penting yang perlu menjadi perhatian bersama. Pertama, terkait aspek ekonomi kawasan, yakni perlunya memperkuat rantai pasok logistik dalam negeri sampai kawasan perbatasan, serta meningkatkan nilai tambah hasil produk termasuk kerajinan masyarakat perbatasan.
Kedua, terkait pengelolaan PLBN dengan meningkatkan tata kelola pengawasan dan pelayanan di semua PLBN, dan melakukan penilaian risiko. Ketiga, perlunya meningkatkan kapasitas lembaga dan personel di bidang keimigrasian, kepabeanan, dan kekarantinaan. Keempat, seluruh lapisan masyarakat di wilayah perbatasan diimbau tetap menjaga persatuan dan kesatuan.
"Semua warga negara Indonesia di perbatasan harus mampu tampil sebagai simbol nasionalitas kita di kawasan perbatasan," tambahnya.
Tidak hanya itu, menurut Wempi, pengelolaan perbatasan negara merupakan urusan pemerintahan yang bersifat multifungsional dan kompleks. Karena itu, dalam pembangunan kawasan perbatasan, peran para pihak secara kolaboratif dan pentahelix menjadi sangat penting.
"Saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memperkuat komitmen dalam mewujudkan kesejahteraan Indonesia yang merata di seluruh pelosok Tanah Air sebagaimana cita-cita para founding fathers," pungkasnya.
Selain itu, Wempi menegaskan, beberapa catatan penting yang perlu menjadi perhatian bersama. Pertama, terkait aspek ekonomi kawasan, yakni perlunya memperkuat rantai pasok logistik dalam negeri sampai kawasan perbatasan, serta meningkatkan nilai tambah hasil produk termasuk kerajinan masyarakat perbatasan.
Kedua, terkait pengelolaan PLBN dengan meningkatkan tata kelola pengawasan dan pelayanan di semua PLBN, dan melakukan penilaian risiko. Ketiga, perlunya meningkatkan kapasitas lembaga dan personel di bidang keimigrasian, kepabeanan, dan kekarantinaan. Keempat, seluruh lapisan masyarakat di wilayah perbatasan diimbau tetap menjaga persatuan dan kesatuan.
"Semua warga negara Indonesia di perbatasan harus mampu tampil sebagai simbol nasionalitas kita di kawasan perbatasan," tambahnya.
Tidak hanya itu, menurut Wempi, pengelolaan perbatasan negara merupakan urusan pemerintahan yang bersifat multifungsional dan kompleks. Karena itu, dalam pembangunan kawasan perbatasan, peran para pihak secara kolaboratif dan pentahelix menjadi sangat penting.
"Saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memperkuat komitmen dalam mewujudkan kesejahteraan Indonesia yang merata di seluruh pelosok Tanah Air sebagaimana cita-cita para founding fathers," pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :