Dua Bulan Lebih HP dan Buku Catatan Hasto Masih Disita KPK

Kamis, 15 Agustus 2024 - 11:40 WIB
Dua bulan lebih atau sekitar 66 hari handphone (HP) hingga buku catatan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto masih disita penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto/Danandaya Arya Putra
JAKARTA - Dua bulan lebih atau sekitar 66 hari handphone (HP) hingga buku catatan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto masih disita penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menyebut buku catatan partai yang sempat disita KPK sempat ia ingin minta kembali lewat Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Namun hingga kini buku catatan berserta handphone miliknya belum juga dikembalikan oleh KPK. Hasto menjelaskan buku catatan itu menyimpan informasi rahasia partai terkait dengan pilkada. Menurutnya, belum dikembalikan buku tersebut karena ada dugaan intervensi dari pihak luar terhadap daerah strategis agar calon-calon yang maju dikehendaki oleh penguasa.



"Ya kita sudah mencoba suatu proses ke dewan pengawas karena itu dokumen menyangkut hal-hal yang sangat penting terkait dengan informasi partai sehingga dengan melihat bagaimana, Pilkada itu juga masuk ranah intervensi hukum," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (15/8/2024).

Baca juga: Hasto Keberatan HP dan Tas Disita KPK Lewat Ajudan Pribadinya

Dia juga menganggap hal itu juga beririsan seperti yang sebelumnya disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, soal upaya pengambilan alihan PDIP oleh pihak luar. "Ada upaya-upaya mengambil alih PDI Perjuangan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Apa yang menjadi rumors kan kemudian hari terbukti," katanya.

Sebagai informasi, buku catatan dan handphone milik Hasto disita KPK lewat asisten, Kusnadi. Saat itu Hasto sedang menjalani pemeriksaan di KPK pada Senin (10/6/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!