Kemenag Resmikan Kampung Zakat di Desa Nangadhero NTT
Jum'at, 09 Agustus 2024 - 15:35 WIB
Waryono menegaskan masyarakat yang berada di wilayah Kampung Zakat perlu menghargai keberagaman. "Kita warga Indonesia, sejak awal dilahirkan berbeda-beda atas kehendak Yang Maha Kuasa. Siapa pun yang menghendaki semua sama, itu bertentangan dengan kehendak Allah. Tuhan sendiri yang menghendaki kita berbeda-beda," tuturnya.
Ia menjelaskan dana zakat yang digelontorkan BAZNAS atau Lembaga Amil Zakat (LAZ) diperuntukkan bagi golongan yang berhak menerima zakat. Sementara dana bantuan pemerintah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) bersifat stimulan dan dapat digunakan untuk mendukung program Kampung Zakat, yang juga bermanfaat bagi masyarakat non-Muslim.
Waryono juga mendorong pengurus Kampung Zakat untuk membangun komunikasi dengan stakeholder lainnya, seperti pemerintah daerah. Ia pun mengaku senang dan bangga melihat masyarakat di Nangadhero yang rukun, serta memiliki keinginan untuk maju dan sejahtera bersama.
"Selamat kepada pengurus Kampung Zakat, semoga lebih solid untuk memastikan Kampung Zakat ini berjalan. Kami punya road map Kampung Zakat ini pendampingan selama tiga tahun. Dalam rentang waktu tersebut, kami hadir bersama BAZNAS, LAZ, dan stakeholder lainnya," tutupnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Nagekeo, Lukas Mere menyambut baik program Kampung Zakat. "Selain Kampung Zakat, kami juga mendukung apa pun program dari Kemenag, termasuk pendirian sekolah Katolik di sini," ujarnya.
Ia menjelaskan dana zakat yang digelontorkan BAZNAS atau Lembaga Amil Zakat (LAZ) diperuntukkan bagi golongan yang berhak menerima zakat. Sementara dana bantuan pemerintah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) bersifat stimulan dan dapat digunakan untuk mendukung program Kampung Zakat, yang juga bermanfaat bagi masyarakat non-Muslim.
Waryono juga mendorong pengurus Kampung Zakat untuk membangun komunikasi dengan stakeholder lainnya, seperti pemerintah daerah. Ia pun mengaku senang dan bangga melihat masyarakat di Nangadhero yang rukun, serta memiliki keinginan untuk maju dan sejahtera bersama.
"Selamat kepada pengurus Kampung Zakat, semoga lebih solid untuk memastikan Kampung Zakat ini berjalan. Kami punya road map Kampung Zakat ini pendampingan selama tiga tahun. Dalam rentang waktu tersebut, kami hadir bersama BAZNAS, LAZ, dan stakeholder lainnya," tutupnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Nagekeo, Lukas Mere menyambut baik program Kampung Zakat. "Selain Kampung Zakat, kami juga mendukung apa pun program dari Kemenag, termasuk pendirian sekolah Katolik di sini," ujarnya.
Lihat Juga :