Politikus Gerindra Ini Siap Bantu Tengahi Luhut dan Said Didu
Jum'at, 01 Mei 2020 - 22:01 WIB
Melihat dari kritikan lewat unggahan video Said Didu, hal itu tidak bermaksud untuk menyerang Luhut secara pribadi. Menurut dia, pernyataan Said itu lebih pada mengkritik pemerintah yang terlalu condong menyelamatkan ekonomi atau orientasi bisnis ketimbang rakyat di masa pandemi virus corona.
"Tidak menyerang beliau pribadi. Karena saya yakin Pak Luhut orang baik, tidak hanya memikirkan uang. Saya juga kenal Pak Said Didu orang baik. Jadi saya yakin dua tokoh ini memang baik," ujar dia.
Melihat perpecahan di antara keduanya, Habiburokhman mengatakan dirinya akan berupaya untuk membantu menengahi persoalan antara keduanya. Bahkan, ia pun sesumbar akan menjadi penjamin manakala proses hukum tersebut tetap berlanjut.
"Saya siap jadi penjamin. Tapi saya yakinlah ya tidak akan sampai ke sana (penahanan) karena mereka berdua orang baik," kata dia.
Persoalan ini berawal dari pernyataan Said Didu dalam video di akun Youtube miliknya yang berjudul 'Luhut: Uang, Uang dan Uang'. Namun, kritikan itu dituding menyudutkan Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan. Said sendiri menyatakan telah mengirimkan surat klarifikasi perihal pernyataanya itu pada 7 April lalu.
"Tidak menyerang beliau pribadi. Karena saya yakin Pak Luhut orang baik, tidak hanya memikirkan uang. Saya juga kenal Pak Said Didu orang baik. Jadi saya yakin dua tokoh ini memang baik," ujar dia.
Melihat perpecahan di antara keduanya, Habiburokhman mengatakan dirinya akan berupaya untuk membantu menengahi persoalan antara keduanya. Bahkan, ia pun sesumbar akan menjadi penjamin manakala proses hukum tersebut tetap berlanjut.
"Saya siap jadi penjamin. Tapi saya yakinlah ya tidak akan sampai ke sana (penahanan) karena mereka berdua orang baik," kata dia.
Persoalan ini berawal dari pernyataan Said Didu dalam video di akun Youtube miliknya yang berjudul 'Luhut: Uang, Uang dan Uang'. Namun, kritikan itu dituding menyudutkan Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan. Said sendiri menyatakan telah mengirimkan surat klarifikasi perihal pernyataanya itu pada 7 April lalu.
(maf)
Lihat Juga :