Tak Paksakan Ormas Keagamaan Terima IUP Tambang, Jokowi: Kita Tak Ingin Mendorong-dorong

Jum'at, 26 Juli 2024 - 19:16 WIB
Presiden Jokowi menegaskan tidak memaksakan ormas keagamaan menerima tawaran pemberian prioritas Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK). Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak memaksakan ormas keagamaan menerima tawaran pemberian prioritas Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK). Dia mempersilakan ormas keagamaan memilih untuk mau atau tidak menerimanya. Sebab, dia telah menerbitkan aturan tersebut.

"Jadi kita tidak ingin menunjuk atau mendorong-dorong ormas keagamaan untuk mengajukan itu. Kalau memang berminat, ada keinginan regulasinya sudah ada, itu aja," ujar Jokowi di Batang, Jawa Tengah, Jumat (26/7/2024).



Baca juga: Ketua PP Muhammadiyah: Tambang Sudah Lampu Kuning, Dikit Lagi Lampu Hijau

Jokowi mengungkapkan alasannya membuat regulasi agar ormas keagamaan dapat mengelola tambang. "Banyak yang komplain kepada saya, Pak kenapa tambang-tambang itu hanya diberikan kepada yang gede-gede, perusahaan-perusahaan besar. Kami pun kalau diberikan konsesi juga sanggup kok. Waktu saya datang ke pondok pesantren berdialog di masjid," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!