Kisah Catar Akpol Jovanka Alfaudi, Santri yang Mahir Bahasa Arab hingga Spanyol

Minggu, 21 Juli 2024 - 15:05 WIB
"Motivasi saya jadi seorang polisi, pertama abang saya dan keluarga. Kami dari keluarga biasa, abang saya mendaftar jadi Taruna Akmil pada tahun 2012, tidak ada keluarga tentara atau polisi, cuma miliki keyakinan dan semangat yang luar biasa. Abang saya selalu mengajarkan saya, bahwa keluarga kecil juga bisa meraih mimpi yaitu jadi seorang taruna," tutur Jovan.

Ia tahu betul proses kakaknya menjadi Taruna yang transparan, tidak ada beking, hingga diterima di Akmil. Hal itu pula yang memberinya semangat mendaftar di Polri. Dia juga yakin transparansi seleksi di Akpol dari administrasi, kesehatan, psikologi hingga jasmani.

"Ketika jasmani walaupun di asrama TNI, abang saya tidak bisa melihat karena ketatnya penjagaan dari polisi. Itu sebagai bentuk transparansi tes polisi," katanya.

Jovan bercerita, pada 2023 usai lulus mondok dari Ummul Quro Bogor, dia sempat mendaftar Bintara Polri. Namun gagal, termasuk mendaftar Bintara TNI, juga gagal. Kegagalannya di tes kesehatan.

Baca juga: Daftar Pati AD Naik Pangkat Jadi Mayjen, Nomor 2 Jebolan Kopassus Teman Seangkatan Panglima TNI
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!