UKP Mardiono Borong Dagangan UMKM di Magelang
Rabu, 03 Juli 2024 - 19:49 WIB
Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono. Foto/Istimewa
JAKARTA - Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono mengunjungi stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berbincang usai kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Atria, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2024). Dalam kesempatan itu, Mardiono memborong dagangan para pelaku UMKM yang ada di lokasi.
Dalam FGD, Mardiono mengatakan dibutuhkan kombinasi dan strategi yang tepat, sumber daya memadai, serta dedikasi dan kerja keras yang konsisten untuk mengembangkan UMKM. Sebab, UMKM sangat memiliki peran penting dalam perekonomian negara Indonesia.
“Maka penting bagi pelaku usaha untuk memiliki visi misi yang jelas, berinovasi, dan beradaptasi di era sekarang ini. Salah satunya memanfaatkan penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, dan lainnya,” ujar Mardiono.
Terkait peningkatan SDM, dia pun meminta UMKM untuk terus mengikuti peluang pelatihan yang ada dan melakukan pengembangan keterampilan. “Hal ini perlu dilakukan untuk beradaptasi dengan perubahan atau tuntutan pasar. Selain itu, kemitraan dan kolaborasi juga merupakan strategi yang efektif untuk membuka peluang usaha,” imbuhnya.
Dalam FGD, Mardiono mengatakan dibutuhkan kombinasi dan strategi yang tepat, sumber daya memadai, serta dedikasi dan kerja keras yang konsisten untuk mengembangkan UMKM. Sebab, UMKM sangat memiliki peran penting dalam perekonomian negara Indonesia.
“Maka penting bagi pelaku usaha untuk memiliki visi misi yang jelas, berinovasi, dan beradaptasi di era sekarang ini. Salah satunya memanfaatkan penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, dan lainnya,” ujar Mardiono.
Terkait peningkatan SDM, dia pun meminta UMKM untuk terus mengikuti peluang pelatihan yang ada dan melakukan pengembangan keterampilan. “Hal ini perlu dilakukan untuk beradaptasi dengan perubahan atau tuntutan pasar. Selain itu, kemitraan dan kolaborasi juga merupakan strategi yang efektif untuk membuka peluang usaha,” imbuhnya.
Lihat Juga :