PKS Bangun Koalisi Lawan Gibran, Sejumlah Sosok Siap Jadi Penantang
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 17:14 WIB
Dia mengungkapkan ada dua langkah yang ditempuh PKS. Pertama, melalui lobi partai politik di tingkat dewan pimpinan pusat (DPP).
"Yang kedua, ada banyak calon nih yang datang ke PKS, jadi mereka memang tokoh, pengusaha, tokoh politik, yang kemudian punya ketertarikan melihat situasi Solo, kemudian datang ke PKS mencoba berbicara bersinergi bisa enggak nih maju dalam kontestasi Pilkada Solo melawan Gibran," ungkapnya. (Baca juga: Ternyata Ini Deretan Tokoh yang Difavoritkan Gibran )
Kepada para tokoh itu, PKS pun menyampaikan siap bersinergi. Namun, PKS meminta kepada para tokoh itu untuk mewujudkan kapal koalisi terlebih dahulu. PKS membutuhkan empat kursi DPRD lagi untuk bisa mengajukan pasangan calon kepala daerah.
"Siapa tahu dari link PKS, dengan link personal-personal para kandidat bakal calon ini bisa ketemu, bisa menguatkan bahwa memungkinkan sebelum 6 September itu kapal koalisi ini terbentuk, itu yang pertama yang kita sedang usahakan dan terus usahakan sampai 6 September nanti," imbuhnya.
Sugeng pun membeberkan sejumlah tokoh yang datang ke PKS mendaftar diri sebagai rival bagi Gibran. "Ada beberapa nama ya, pertama namanya Mas Syailendra beliau cucu dari Pakubuwono 10 Keraton ya. Yang kedua, Kanjeng Putri beliau anak dari Tedjowulan Keraton juga Solo. Yang ketiga, ada juga namanya Kanjeng Senopati, ini juga cucu Pakubuwono 10 juga, cuma ini mereka masing-masing beda-beda karena banyak ya di Keraton itu, nah mereka tertarik nih untuk maju dari PKS," ungkapnya.
"Yang kedua, ada banyak calon nih yang datang ke PKS, jadi mereka memang tokoh, pengusaha, tokoh politik, yang kemudian punya ketertarikan melihat situasi Solo, kemudian datang ke PKS mencoba berbicara bersinergi bisa enggak nih maju dalam kontestasi Pilkada Solo melawan Gibran," ungkapnya. (Baca juga: Ternyata Ini Deretan Tokoh yang Difavoritkan Gibran )
Kepada para tokoh itu, PKS pun menyampaikan siap bersinergi. Namun, PKS meminta kepada para tokoh itu untuk mewujudkan kapal koalisi terlebih dahulu. PKS membutuhkan empat kursi DPRD lagi untuk bisa mengajukan pasangan calon kepala daerah.
"Siapa tahu dari link PKS, dengan link personal-personal para kandidat bakal calon ini bisa ketemu, bisa menguatkan bahwa memungkinkan sebelum 6 September itu kapal koalisi ini terbentuk, itu yang pertama yang kita sedang usahakan dan terus usahakan sampai 6 September nanti," imbuhnya.
Sugeng pun membeberkan sejumlah tokoh yang datang ke PKS mendaftar diri sebagai rival bagi Gibran. "Ada beberapa nama ya, pertama namanya Mas Syailendra beliau cucu dari Pakubuwono 10 Keraton ya. Yang kedua, Kanjeng Putri beliau anak dari Tedjowulan Keraton juga Solo. Yang ketiga, ada juga namanya Kanjeng Senopati, ini juga cucu Pakubuwono 10 juga, cuma ini mereka masing-masing beda-beda karena banyak ya di Keraton itu, nah mereka tertarik nih untuk maju dari PKS," ungkapnya.
Lihat Juga :