Wapres Sebut Kepedulian Nonmuslim Berkurban Bentuk Solidaritas Sosial
Senin, 17 Juni 2024 - 11:16 WIB
Wapres mengatakan, berkurban merupakan simbol solidaritas sosial untuk kepentingan banyak orang. "Dan ini pelajaran penting buat kita untuk bersolidaritas sosial. Simbol sebenarnya. Itu kurban itu simbol saja," ucapnya.
"Sebenarnya adalah solidaritas kita bukan hanya menyembelih kurban, tapi memberikan sesuatu untuk kepentingan banyak orang. Termasuk berkorban tenaga, berkorban pikiran, berkorban harta, dan kadang korban perasaan juga. Ada perasaan juga korban," ujar Wapres.
Wapres pun mengatakan, sejak dulu para pejuang negara ini telah berkorban untuk merdeka. "Saya kira memang ajaran daripada, dan negeri ini merdeka karena para pejuangnya mau berkurban. Kalau enggak ada mereka yang mau berkurban ya enggak merdeka kita," jelasnya.
"Karena itu semangat berkurban di kalangan bangsa ini harus dihidupkan terus. Jangan sampai melemah. Jangan sampai tidak peduli. Kalau Tidak peduli ini bahaya," kata Wapres.
"Maka dari itu tadi saya kira itu yang saya dapat sampaikan. Dan hari ini hari yang berbahagia. Karena itu saya sekaligus mohon maaf lahir batin mudah mudahan kita diberkati Allah SWT dijadikan bangsa yang kuat, bangsa yang maju, bangsa yang sejahtera, bangsa yang rukun, bangsa yang mau memberikan pengorbanan dalam semua aspek kehidupan," pungkasnya.
"Sebenarnya adalah solidaritas kita bukan hanya menyembelih kurban, tapi memberikan sesuatu untuk kepentingan banyak orang. Termasuk berkorban tenaga, berkorban pikiran, berkorban harta, dan kadang korban perasaan juga. Ada perasaan juga korban," ujar Wapres.
Wapres pun mengatakan, sejak dulu para pejuang negara ini telah berkorban untuk merdeka. "Saya kira memang ajaran daripada, dan negeri ini merdeka karena para pejuangnya mau berkurban. Kalau enggak ada mereka yang mau berkurban ya enggak merdeka kita," jelasnya.
"Karena itu semangat berkurban di kalangan bangsa ini harus dihidupkan terus. Jangan sampai melemah. Jangan sampai tidak peduli. Kalau Tidak peduli ini bahaya," kata Wapres.
"Maka dari itu tadi saya kira itu yang saya dapat sampaikan. Dan hari ini hari yang berbahagia. Karena itu saya sekaligus mohon maaf lahir batin mudah mudahan kita diberkati Allah SWT dijadikan bangsa yang kuat, bangsa yang maju, bangsa yang sejahtera, bangsa yang rukun, bangsa yang mau memberikan pengorbanan dalam semua aspek kehidupan," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :