Pusat dan Daerah Harus Sejalan dalam Bangun Sistem Transportasi

Jum'at, 21 Agustus 2020 - 11:31 WIB
"Akibatnya, bantuan fasilitas transportasi berupa bus tidak dapat beroperasi secara maksimal di daerah. Bahkan, ada beberapa daerah menunda atau tidak mengoperasikan bus yang mereka minta," tuturnya.

Tidak semua punya perilaku seperti. Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) itu menyatakan ada daerah cukup kreatif, inovatif, dan peduli terhadap keberadaan transportasi umum. Bahkan, hal tersebut dilakukan di tengah keterbatasan anggaran.

(Baca juga: Kampanye Angkutan Umum, Pemerintah Gandeng Operator dan Ahli Transportasi ).

Beberapa daerah yang memiliki jaringan transportasi umum, seperti Kabupaten Tabanan (Trans Tabanan), Kota Semarang (Trans Semarang), dan Kota Pekanbaru (Trans Metro Pekanbaru). Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki Trans Jateng dan Trans Yogya.

Djoko menilai, buruknya layanan transportasi umum di daerah disebabkan dua hal, yakni lemahnya sumber daya manusia dan kurang pedulinya kepala daerah. “Rata-rata kemauan politik membangun layanan transportasi umum di daerah masih rendah," ucapnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!