Pemerintah Genjot Program Upsus Antisipasi Darurat Pangan Nasional
Senin, 10 Juni 2024 - 20:28 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menggenjot Program Upaya Khusus (Upsus) Antisipasi Darurat Pangan Nasional. Foto/Istimewa
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menggenjot Program Upaya Khusus (Upsus) Antisipasi Darurat Pangan Nasional. Salah satunya lewat peningkatan produktivitas padi di lahan rawa melalui Perluasan Areal Tanam (PAT) dengan kegiatan pompanisasi dan tumpang sisip (tusip) padi gogo lahan perkebunan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, pengembangan lahan rawa merupakan komitmennya untuk mempercepat kebutuhan masa tanam dalam waktu dekat ini. Pengembangan lahan rawa ini dikelola melalui Optimasi Lahan (Oplah) yang diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dan produktivitas.
“Tolong bantu percepat tanam percepat produksi sehingga kita tidak perlu impor. Kami akan bentuk brigade, ada combine harvester, excavator, traktor dan lain-lain. Saya mau pemuda-pemuda yang mengelola, nanti bagi hasil sehingga pemuda untung, petani pun untung," katanya dalam keterangan yang diterima, Senin (10/6/2024).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi terus mendorong realisasi kegiatan Upsus di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) agar dapat membantu meningkatkan produktivitas padi dalam antisipasi darurat pangan nasional. "Mau tidak mau, suka tidak suka, siap tidak siap kita harus mampu memproduksi pangan kita sendiri," tuturnya.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, pengembangan lahan rawa merupakan komitmennya untuk mempercepat kebutuhan masa tanam dalam waktu dekat ini. Pengembangan lahan rawa ini dikelola melalui Optimasi Lahan (Oplah) yang diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dan produktivitas.
“Tolong bantu percepat tanam percepat produksi sehingga kita tidak perlu impor. Kami akan bentuk brigade, ada combine harvester, excavator, traktor dan lain-lain. Saya mau pemuda-pemuda yang mengelola, nanti bagi hasil sehingga pemuda untung, petani pun untung," katanya dalam keterangan yang diterima, Senin (10/6/2024).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi terus mendorong realisasi kegiatan Upsus di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) agar dapat membantu meningkatkan produktivitas padi dalam antisipasi darurat pangan nasional. "Mau tidak mau, suka tidak suka, siap tidak siap kita harus mampu memproduksi pangan kita sendiri," tuturnya.
Lihat Juga :