Soal Deklarasi KAMI, GMNI: Bangsa Indonesia Butuh Gerakan Optimistis

Kamis, 20 Agustus 2020 - 17:24 WIB
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, Imanuel Cahyadi, mengatakan, saat ini yang terpenting untuk ditumbuhkan adalah semangat yang positif dan optimistis. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) turut menyikapi deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta, pada Selasa, 18 Agustus 2020 lalu. GMNI menilai gerakan yang dibutuhkan saat ini adalah gerakan yang substansial pada situasi bangsa di tengah pandemi Covid-19.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, Imanuel Cahyadi, mengatakan, saat ini yang terpenting untuk ditumbuhkan adalah semangat yang positif dan optimistis. Jangan menggiring publik untuk memiliki semangat yang sifatnya justru pesimistis terhadap kemajuan bangsa ke depan. "Untuk itu, kami dari DPP GMNI menilai bahwa jangan sampai ada gerakan-gerakan yang sifatnya ini malah membawa pada polarisasi sisa-sisa residu dari pilpres kemarin (2019)," tuturnya kepada wartawan, Kamis (20/8/2020). (Baca juga: Respons Soal KAMI, GMNI: Saat Ini Semua Pihak Berupaya Atasi Corona)



Jika melihat tokoh-tokoh yang terlibat dalam deklarasi KAMI tersebut, lanjut dia, memang notabene afiliasinya ke orang-orang tua yang memposisikan diri sebagai oposan. "Jadi kita melihat di sini di tengah situasi ini, baiknya kita membangun semangat optimisme bangsa untuk bisa sama-sama lepas dari Covid-19 ini, apalagi di momentum HUT Kemerdekaan," jelas Imanuel Cahyadi.

Lebih lanjut, dikatakan Imanuel, DPP GMNI menghargai aksi KAMI yang membuat sebuah gerakan, yang merupakan satu fungsi dari demokrasi. Namun yang menjadi catatan DPP GMNI adalah bentuk gerakannya. "Agar ini mengarah ke aksi-aksi yang kongkret, jangan hal-hal umum yang ujung-ujungnya hanya menghimpun kekesalan di tengah Covid-19 ini untuk diarahkan pada hal-hal tendesius," tukasnya. (Baca juga: Deklarasi di Tugu Proklamasi, KAMI Sampaikan Delapan Tuntutan Ini)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!