Kekompakan Jaksa Agung dan Kapolri Dinilai Jadi Warning bagi Koruptor

Rabu, 29 Mei 2024 - 08:26 WIB
Apalagi, kata dia, kemesraan itu juga melibatkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto dan Panglima TNI yang menandakan kebijakan di bidang politik, hukum, dan keamanan terkoordinasi dengan baik dan negara siap menghadapi segala bentuk ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar.

“Termasuk perlawanan balik dari para koruptor atau corruptors fight back yang kian masif," kata Alwi yang merupakan loyalis Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini.

Dia mengakui penegakan hukum yang lebih efektif dan efisien memerlukan sinergitas antarinstitusi berwenang. Jika terdapat ketidakkompakan atau ketidakharmonisan, maka peluang diadu domba oleh pihak-pihak yang tidak ingin penegakan hukum berjalan dengan baik akan semakin besar.

Baca juga: Jokowi Sudah Panggil Kapolri dan Jaksa Agung soal Dugaan Penguntitan Jampidsus oleh Densus 88

"Apa pun hukum yang akan ditegakkan, berhasil atau tidaknya tergantung pada keadaan dan kondisi penegak hukumnya. Kalau mereka tidak akur, akan rawan disusupi dan dilemahkan oleh penumpang gelap," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!