Transportasi Publik Lebih Sempurna dengan Akses Pejalan Kaki dan Pesepeda

Rabu, 19 Agustus 2020 - 15:03 WIB
“Mulai dari asas sampai tujuan, negara harus hadir menyediakan sistem yang tidak bergantung pada kendaraan pribadi. Itu yang penting,” kata Dillon dalam seminar daring bertajuk Transportasi untuk Merajut Keberagaman, Rabu (19/8/2020).

(Baca: 2029, Pemerintah Targetkan Jumlah Pergerakan dengan Angkutan Umum Capai 60%)

Menurut dia, integrasi sistem antar-moda transportasi harus memenuhi aspek transferabilitas yaitu memudahkan konsumen atau pengguna untuk berpindah moda angkutan secara sistem. Aspek lainnya yaitu ketersediaan jenis moda atau sarana, struktur atau skema tarif, dan metode pembayaran.

Selain itu, Dillon menilai perlu juga pengembangan integrasi nonfisik yang memanfaatkan teknologi, informasi, dan data. Misalnya, penyediaan layanan informasi transportasi hingga pembayaran terintegrasi.

“Mungkin semua informasi tersebut bisa di smartphone, pembayaran juga bisa dilakukan dengan media yang sudah ada. Integrasi itu sudah coba dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan Kementerian BUMN, antara kereta MRT dengan Transjakarta,”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!