DPR Apresiasi Rencana Presiden Prabowo Bangun Jalur Kereta Luar Jawa
Rabu, 05 November 2025 - 11:56 WIB
loading...
Anggota Komisi VII DPR Bambang Haryo Soekartono mengapresiasi rencana Presiden Prabowo Subianto yang akan membangun jalur kereta luar Jawa. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Langkah Presiden Prabowo Subianto yang berencana membangun jaringan kereta api di luar Pulau Jawa mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan. Rencana itu dipandang sangat penting untuk memperkuat sistem angkutan logistik, distribusi hasil sumber daya alam, serta angkutan massal penumpang.
Anggota Komisi VII DPR Bambang Haryo Soekartono menilai, pembangunan jaringan kereta api sebenarnya sudah dimulai sejak masa pemerintahan kolonial Belanda. Saat itu, pengembangannya difokuskan di empat pulau besar, yakni Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, dengan total panjang rel mencapai sekitar 7.300 kilometer.
“Sebagai contoh, di Sumatera telah dibangun sekitar 2.200 kilometer jalur rel yang digunakan untuk transportasi publik dan logistik massal. Konsepnya sudah mengarah pada sistem kereta Trans Sumatera,” jelas BHS, sapaan Bambang Haryo, Rabu (5/11/2025).
Baca juga: Prabowo Cek Kereta Khusus Petani dan Pedagang, Berikut Rutenya
Dia berharap pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dapat melanjutkan kembali pembangunan sistem rel konvensional di luar Jawa sebagai salah satu prioritas nasional. Pemerintah diharapkan juga membangun rel kereta api konvensional di Sumatera yang belum terealisasi sepanjang sekitar 1.300 kilometer.
Anggota Komisi VII DPR Bambang Haryo Soekartono menilai, pembangunan jaringan kereta api sebenarnya sudah dimulai sejak masa pemerintahan kolonial Belanda. Saat itu, pengembangannya difokuskan di empat pulau besar, yakni Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, dengan total panjang rel mencapai sekitar 7.300 kilometer.
“Sebagai contoh, di Sumatera telah dibangun sekitar 2.200 kilometer jalur rel yang digunakan untuk transportasi publik dan logistik massal. Konsepnya sudah mengarah pada sistem kereta Trans Sumatera,” jelas BHS, sapaan Bambang Haryo, Rabu (5/11/2025).
Baca juga: Prabowo Cek Kereta Khusus Petani dan Pedagang, Berikut Rutenya
Dia berharap pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dapat melanjutkan kembali pembangunan sistem rel konvensional di luar Jawa sebagai salah satu prioritas nasional. Pemerintah diharapkan juga membangun rel kereta api konvensional di Sumatera yang belum terealisasi sepanjang sekitar 1.300 kilometer.
Lihat Juga :