Legislator PKS Dorong Investigasi Kasus 42 Balita Keracunan Makanan Tambahan Stunting
Senin, 13 Mei 2024 - 23:59 WIB
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati. Foto/Istimewa
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati mendorong investigasi terhadap kasus 42 balita menderita keracunan di Majene, Sulawesi Barat setelah mendapatkan pemberian makanan tambahan (PMT) pencegah stunting. Menurut dia, investigasi menyeluruh diperlukan agar hal yang sama tidak kembali terulang, termasuk di wilayah lain.
Adapun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju menemukan bakteri E-Coli dari sampel pemberian makanan tambahan (PMT) tersebut. Kurniasih mengatakan sejauh ini BPOM baru menemukan adanya bakteri E-Coli di dalam sampel, namun belum memastikan apakah bakteri E-Coli itu sudah ada sebelum makanan dibagikan atau ada karena makanan sudah basi.
"Jadi masih perlu ditarik lagi investigasinya apakah terdapat kandungan bakteri sebelum dibagikan atau karena sudah kedaluarsa lalu dibagikan. Dua-duanya tentu menyisakan catatan. Hasil investigasi ini dijadikan acuan bagi daerah lain agar kejadian yang sama tidak terulang," kata Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II ini, Senin (13/5/2024).
Baca juga: Stunting Cuma Turun 0,1 Persen, Legislator PKS Prihatin
Adapun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju menemukan bakteri E-Coli dari sampel pemberian makanan tambahan (PMT) tersebut. Kurniasih mengatakan sejauh ini BPOM baru menemukan adanya bakteri E-Coli di dalam sampel, namun belum memastikan apakah bakteri E-Coli itu sudah ada sebelum makanan dibagikan atau ada karena makanan sudah basi.
"Jadi masih perlu ditarik lagi investigasinya apakah terdapat kandungan bakteri sebelum dibagikan atau karena sudah kedaluarsa lalu dibagikan. Dua-duanya tentu menyisakan catatan. Hasil investigasi ini dijadikan acuan bagi daerah lain agar kejadian yang sama tidak terulang," kata Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II ini, Senin (13/5/2024).
Baca juga: Stunting Cuma Turun 0,1 Persen, Legislator PKS Prihatin
Lihat Juga :