Zona Risiko Sedang Terus Bertambah, Satgas: Tanda Baik dan Kurang Baik
Selasa, 18 Agustus 2020 - 18:42 WIB
Dia menyebut 18 daerah yang berpindah daerah zona merah ke zona oranye antara lain Banda Aceh, Tapanuli Tengah, Langkat, Muara Enim, Kota Palembang, Jakarta Timur, Blitar, Bondowoso dan Kota Mojokerto. Lalu Barito Selatan, Kota Banjar Baru, Tanah Laut, Sinjai, Kota Kendari, Kota Bau Bau, Gorontalo Utara, Kota Tual, dan Kota Tidore Kepulauan. (Baca juga: Positif Covid-19 Bertambah 1.673 Kasus, Berikut Sebaran di 34 Provinsi)
Sementara 49 kabuapten/kota risiko rendah menjadi risiko sedang yakni Pidie, Kota Langsa, Kota Subulussalam, Pesisir Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Padang Panjang, dan Kota Bukit Tinggi. “Di Sumatera Selatan ada Ogan Komering Ulu. Di Kepulauan Bangka Belitung ada Bangka. Di Kepulauan Riau yaitu Bintan dan Karimun. Di Banten, Kota Cilegon dan Kota Serang. Di Jawa Barat adalah Subang, Purwakarta dan karawang. Di Jawa Tengah, Sragen, Temanggung, Pekalongan, Pemalang, Tegal dan Kota Salatiga. Di DI Yogyakarata yaitu Bantul dan Gunung Kidul. Serta di Jawa Timur adalah Pacitan, Magetan dan Sumenep,” tutur Wiku.
Lalu berikutnya, Sumbawa Barat, Ketapang, Lamandau, Katingan, Kota Bontang, Malinau dan Kota Tarakan, Bolaang Mangondow, Kepulauan Talaud dan Minahasa Tenggara. Kemudian Janeponto, Toraja Utara, Muna, Konawe Utara, Buton Tengah, Mamasa, Teluk Wondama, Kepulauan Yapen, Keerom, Pengunungan Bintang dan Tolikara. “Mohon agar menjadi perhatian pimpinan daerah, satgas daerah serta seluruh anggota masyarakat dari 49 kabupaten/kota ini untuk dapat menurunkan risikonya lagi menjadi risiko rendah. Sehingga secara kolektif Indonesia kondisinya menjadi lebih baik,” ujarnya. Dita angga
Sementara 49 kabuapten/kota risiko rendah menjadi risiko sedang yakni Pidie, Kota Langsa, Kota Subulussalam, Pesisir Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Padang Panjang, dan Kota Bukit Tinggi. “Di Sumatera Selatan ada Ogan Komering Ulu. Di Kepulauan Bangka Belitung ada Bangka. Di Kepulauan Riau yaitu Bintan dan Karimun. Di Banten, Kota Cilegon dan Kota Serang. Di Jawa Barat adalah Subang, Purwakarta dan karawang. Di Jawa Tengah, Sragen, Temanggung, Pekalongan, Pemalang, Tegal dan Kota Salatiga. Di DI Yogyakarata yaitu Bantul dan Gunung Kidul. Serta di Jawa Timur adalah Pacitan, Magetan dan Sumenep,” tutur Wiku.
Lalu berikutnya, Sumbawa Barat, Ketapang, Lamandau, Katingan, Kota Bontang, Malinau dan Kota Tarakan, Bolaang Mangondow, Kepulauan Talaud dan Minahasa Tenggara. Kemudian Janeponto, Toraja Utara, Muna, Konawe Utara, Buton Tengah, Mamasa, Teluk Wondama, Kepulauan Yapen, Keerom, Pengunungan Bintang dan Tolikara. “Mohon agar menjadi perhatian pimpinan daerah, satgas daerah serta seluruh anggota masyarakat dari 49 kabupaten/kota ini untuk dapat menurunkan risikonya lagi menjadi risiko rendah. Sehingga secara kolektif Indonesia kondisinya menjadi lebih baik,” ujarnya. Dita angga
(cip)
Lihat Juga :